Malam Takbiran AMM Kotagede Usung Ragam Budaya Islam Asia

Bagikan

Tinggal hitungan hari, umat Islam akan merayakan Idulfitri 1445 Hijriah. Berdasarkan keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Idulfitri jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Sie Pawai Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kotagede kembali menyelenggarakan tradisi tahunan yaitu Pawai Takbir dalam rangka menyambut Idulfitri.

- Advertisement -

Selain melaksanakan perintah Allah Swt. untuk mengumandangkan takbir, Pawai Takbir AMM Kotagede merupakan sarana syiar Islam, mempererat silaturahmi sekaligus wadah untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas.

Informasi Rute Takbir Keliling AMM Kotagede
Artikel Lainnya
1 of 17

Pawai Takbir AMM Kotagede akan berlangsung pada Selasa, 9 April 2024 pukul 19.15 WIB. Adapun rute takbir keliling dimulai di SMAN 5 Yogyakarta menuju Pasar Kotagede dan akan berakhir di Kelurahan Jagalan.

Widya Putri R. selaku koordinator acara menyampaikan kegiatan ini akan diramaikan sebanyak 25 kelompok peserta dari kelompok pengajian di Kotagede dan sekitarnya.

“Pengumpulan peserta dimulai pukul 15:00-17:00 WIB untuk menjelaskan mengenai tata tertib. Sementara registrasi ulang peserta dan pengundian akan dilakukan setelah salat magrib,” imbuhnya.

Pawai Takbir AMM Kotagede 2024

Pada tahun ini, AMM Kotagede mengusung tema “Ragam Budaya Islam Asia”. Widya menjelaskan bahwa tema ini dilatarbelakangi persebaran Islam yang seringkali disatukan dengan budaya lokal.

Terutama oleh umat muslim di Asia, dari perbedaan etnis, tradisi dan adat istiadat mempengaruhi cara umat muslim dalam menjalankan ajaran Islam.

“Setiap negara tentu memiliki budaya sebagai identitas, termasuk umat muslim. Sehingga, di acara Pawai Takbir tahun ini kami ingin memperkenalkan budaya atau tradisi umat Islam di negara-negara Asia,” terang Widya, saat ditemui di Kantor Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kotagede pada Jumat, (5/4/2024).

Baca Juga :   Kado Kecil Lazismu untuk Panti Asuhan Tunarungu Jamhariyah, Sleman

Selama takbiran keliling berlangsung, peserta diwajibkan untuk bertakbir sepanjang rute yang telah ditentukan dan takbir dikumandangkan sesuai lafadz Tarjih Muhammadiyah. Selanjutnya, para peserta akan mempertunjukan maskot dan penampilan di area Display yaitu Utara Pasar Kotagede untuk dilakukan penilain.

Lebih lanjut, Mafaza Adnin Nugraha, Ketua Pawai Takbir AMM Kotagede menjelaskan bahwa peserta akan mendapat penghargaan. Terdapat delapan kategori, yaitu Juara Umum, Takbir, Kostum, Lampion, Koreografi, Musik Kreatif, Drum Band, dan Best Sinopsis.

Melalui momen ini, Mafaza berharap dapat mempererat silaturahmi warga Kotagede, dan dapat dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok pengajian sebagai sarana syiar Islam sekaligus menuangkan ide kreatifnya.

Sementara itu, guna mengawal keamanan dan kelancaran Pawai Takbir, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) menyatakan bahwa telah siap, baik secara anggota hingga persiapan yang diperlukan selama kegiatan berlangsung.

Komandan Ops. KOKAM Kotagede, Bintaro Abrianto menyampaikan sebanyak 20-25 anggota akan ditugaskan. Kemudian akan ada tambahan dari pihak kepolisian dan Forkompimtren. “Setelah dilakukan konsolidasi anggota, pada malam takbiran KOKAM akan menjaga beberapa titik pos atau lokasi yang membutuhkan penutupan jalan maupun lokasi yang kemungkinan besar menimbulkan kemacetan di jalur-jalur pawai,” uangkapnya.

Selaku Komandan KOKAM Kotagede, Bintaro meminta maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaklancaran selama melintas di wilayah Kotagede.

Follow instagram Sie Pawai AMM Kotagede untuk informasi lebih lanjut tentang pawai takbiran.

(Muhammad Gufron)


Bagikan

Leave a Reply