
PRA Tinalan Gelar Bakti Sosial, Semangat dari Surat Al Maun
Kotagede – Dalam rangka Mengusung spirit Al Ma’un sebagai landasan berta’awun, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Tinalan mengadakan kegiatan Bakti Sosial dan Pengajian Ramadhan. Pengajian dan bakti sosial dilaksanakan pada Ahad, 8 Maret 2026 di Masjid Al Anab, Jln.Ngeksigondo Kotagede.
Dalan kesempatan itu dihadiri para penerima manfaat yaitu anak asuh, yatim piatu, lansia dan dhuafa. Juga dihadiri oleh para donatur, simpatisan, dan tentunya segenap pimpinan ranting Tinalan. Bingkisan yang disediakan sebanyak 140 bingkisan dan juga sejumlah dana tunai yang akan diberikan kepada para penerima manfaat tersebut.
Bakti sosial kali ini mengambil tema: Indahnya berbagi meraih Ridho Illahi di bulan Suci
Diawali dengan Sambutan oleh ketua PRA Tinalan Fitri Maulida, disampaikan bahwa pada setiap bulan Ramadhan diadakan bakti sosial dan bakti sosial.kali ini mencoba mengusung spirit Al Ma’un sehingga PRA Tinalan ingin berbagi utk masyarakat Tinalan dan sekitar nya.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kotagede yang diminta untuk memberi sambutan. PCA diwakili oleh wakil ketua Siti Hamidah dan Sekretaris PCA Noor Rahmaniati. Dalam sambutan PCA diwakili oleh Siti Hamidah, disampaikan bahwa PCA selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Ranting-ranting se Kotagede termasuk.kegiatan pagi ini yang dilakukan oleh PRA Tinalan dengan bakti sosialnya. Semoga apa yang dilakukan oleh ibu-ibu Tinalan membawa dampak yang positif khususnya bagi penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan tersebut semakin khidmat dengan pengajian yang disampaikan oleh Ustadzah Dewi Widiyastuti, S.Pd.I, beliau merupakan aktivis ‘Aisyiyah dan juga Pengawas Sekolah di Kementerian Agama Kabupaten Sleman.
Dalam tauziahnya, menukil salah satu hadist yaitu “Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah (Bismillah), maka perkara itu terputus keberkahannya.”
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Dengan hadist ini kegiatan yang baik dengan diawali Bismillah dan diakhiri alhamdulillah maka akan mendapatkan pahala dan barokah. Selanjutnya Dewi mengingatkan pada anak-anak yang hadir bahwa untuk selalu berdoa untuk orangtuanya dan untuk dirinya supaya menjadi anak yang sholeh ,sholehah. Seperti dalam Quran Surat As-Shaffat ayat 100 ,
رَبِّ هَبۡ لِي مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn(a).
Yang artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. As-Saffat: 100) .
Ini adalah doa Nabi Ibrahim saat Nabi Ibrahim AS ketika beliau meninggalkan kaumnya yang ingkar dan berpindah (hijrah) ke Syam. Merupakan doa Nabi Ibrahim untuk anak
Sehingga Ayat ini sering dijadikan doa oleh orang tua untuk memohon keturunan yang saleh dan salehah, imbuhnya.
Kegiatan ta’awun ini diakhiri dengan doa dan dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis. Sampai acara pemberian santunan ini selesai, rangkaian acara nya penuh khidmad dan lancar.(umih)
