
Achmad Muhamad: Juara Umum OlympicAD VIII Pijakan Perkuat Pendidikan Muhammadiyah DIY
YOGYAKARTA – Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pulang sebagai Juara Umum Pertama pada Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII tahun 2026 di Makassar. Capaian ini disyukuri Majelis Dikdasmen dan PNF PWM DIY sebagai buah kerja kolektif dan pijakan untuk memperkuat kualitas pendidikan Muhammadiyah DIY.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM DIY, Achmad Muhamad menegaskan, capaian tersebut bukanlah puncak prestasi, melainkan pijakan awal untuk memperkuat kualitas pendidikan Muhammadiyah DIY.
“Prestasi juara umum di OlympicAD VII di Makassar ini bukan puncak, tetapi capaian yang menjadi pijakan berikutnya untuk terus melakukan perbaikan pendidikan maupun pembelajaran di sekolah/madrasah DIY, agar anak-anak terus bisa meraih prestasi terbaik mereka,” tuturnya.
Sebab itu, Achmad mendorong para guru dan kepala sekolah untuk terus berkreasi dan berinovasi, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam pengelolaan sekolah/madrasah Muhammadiyah.
Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci dalam menjaga kualitas dan jati diri pendidikan Muhammadiyah, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tempat kelahiran sekaligus cermin Yogyakarta sebagai kota pelajar.
“Kami harap, bapak/ibu guru dan kepala sekolah bisa terus berkreasi dan berinovasi dalam proses pembelajaran maupun pengelolaan sekolah/madrasah, sehingga pendidikan Muhammadiyah di DIY benar-benar mencerminkan, Yogyakarta sebagai kota kelahiran Muhammadiyah dan kota pelajar,” jelasnya.
Capaian tersebut diharapkan menjadi pendorong moral bagi seluruh insan pendidikan Muhammadiyah DIY untuk terus berikhtiar dan berusaha memberikan yang terbaik bagi masa depan.
“Harapan yang tinggi ini harus menjadi pendorong moral bagi kita semua untuk terus berikhtiar, memperbaiki pendidikan untuk masa depan anak-anak kita, untuk menjadi generasi emas dan melakukan perbaikan-perbaikan peradaban semesta,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Achmad menilai, keberhasilan tersebut mencerminkan kuatnya pendidikan karakter yang ditanamkan pada peserta didik, mulai dari kedisiplinan, kekompakan, serta dukungan penuh sekolah dan orang tua.
“Dan tentu, capaian ini menunjukkan pendidikan karakter yang membanggakan. Anak-anak kita disiplin, kompak, dan didukung penuh oleh guru serta kepala sekolah. Menjadi dorongan penting bagi penguatan pendidikan Muhammadiyah DIY,” katanya.
Terakhir, Achmad menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim Kafilah DIY. Serta suksesnya penyelenggara OlympicAD VIII, yakni panitia Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sulawesi Selatan dan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (guf)
