
Asah Kemandirian lewat Hizbul Wathan, SD Muhammadiyah Purbayan Raih Tiga Prestasi
KOTAGEDE – Keikutsertaan SD Muhammadiyah Purbayan, Kotagede dalam Jambore Hizbul Wathan (HW) se-Kota Yogyakarta tidak hanya berbuah prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, kemandirian dan kerja sama peserta didik.
Jambore HW ini sukses digelar oleh Badan Kerja Sama (BKS) Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta pada 13 – 15 Januari di Bumi Perkemahan Rama Shitan, Prambanan dan diikuti seluruh SD Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta.
Pada kesempatan itu, SD Muhammadiyah Purbayan berhasil meraih Juara 2 Display Pawai Budaya, Juara 2 Lomba Adzan, serta Juara Harapan 2 Lomba Dragbar.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah Purbayan, Damax Dyah Kirana menyampaikan bahwa jambore menjadi media efektif untuk melatih siswa hidup mandiri dan bekerja dalam tim.
Selama tiga hari kegiatan, para peserta didik belajar bertahan hidup jauh dari orang tua, mengatur kebutuhan pribadi, serta membangun kebersamaan dengan teman sebaya.
“Setelah mengikuti jambore, anak-anak mendapat bekal untuk menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan mampu bekerja sama dalam tim,” ujarnya, kemarin.
Selain pembinaan karakter, SD Muhammadiyah Purbayan juga menampilkan nilai-nilai kearifan lokal melalui pawai budaya bertema Harmoni Kotagede. Tema tersebut dipilih untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kotagede, mulai dari kuliner tradisional seperti kipo, kerajinan perak, hingga ikon-ikon khas Kotagede.
“Awalnya kami sempat mengarah ke tema Anoman. Namun karena kami berasal dari wilayah Kotagede, khususnya Purbayan, akhirnya memilih mengangkat Harmoni Kotagede,” jelas Kirana, belum lama ini.
Persiapan kegiatan dilakukan secara intensif selama libur semester. Sebanyak 22 siswa kelas lima, terdiri dari 11 putra dan 11 putri, terlibat aktif dalam latihan hampir setiap hari.
“Alhamdulillah, selama liburan semester kemarin siswa berlatih hampir setiap hari. Yang terlibat ada 11 putra dan 11 putri, total dua puluh dua siswa kelas lima,” jelasnya.
Sekolah berharap, nilai-nilai kepramukaan Hizbul Wathan dapat tertanam kuat dalam diri siswa sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. (guf)
