
English Club SD Muhammadiyah Purbayan Hadirkan Penutur Asli dari Rusia
Di tengah tuntutan global yang kian kompetitif, penguasaan bahasa asing menjadi bekal penting bagi generasi untuk membangun kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi, khususnya bahasa Inggris.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, English Club SD Muhammadiyah Purbayan, Kotagede kembali menggelar kegiatan Talk With Native Speaker, sebagai bagian dari penguatan pembelajaran bahasa Inggris di luar kelas.
PJ English Club SD Muhammadiyah Purbayan, Ratna Setyowati mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk membiasakan peserta didik berinteraksi menggunakan bahasa Inggris lewat pengalaman langsung.
βMenjadi ruang praktik berbahasa Inggris secara langsung kepada anak-anak. Dengan berinteraksi bersama penutur asli, siswa bisa terbiasa mendengar dan menggunakan bahasa Inggris,β tuturnya.
Pada pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan native speaker asal Rusia, Miss Polina. Kehadiran penutur asli tersebut untuk membantu siswa memahami penggunaan bahasa Inggris, terutama pada aspek percakapan (conversation), yang tidak sepenuhnya diperoleh melalui pembelajaran di kelas.
Adapun rangkaian kegiatan mencangkup sesi perkenalan (introduction) menggunakan bahasa Inggris secara klasikal. Selanjutnya, siswa mengikuti sesi ice breaking melalui permainan Fish and Bear. Yakni membuat kerajinan tangan berbentuk beruang dari kertas lipat.
Selama proses berlangsung, kata Ratna, siswa juga mendapatkan story telling tentang beruang yang berkaitan dengan latar budaya Rusia, serta pengenalan cerita Masha and The Bear.
βAlhamdulillah, anak-anak sangat antusias. Native speaker yang kami hadirkan komunikatif dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa diikuti dengan aktif,β terangnya.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap, kemampuan berbahasa Inggris siswa SD Muhammadiyah Purbayan bisa terus meningkat. Mereka lebih berani dan aktif mempraktikan dalam kehidupan sehari-hari.
βSemoga bisa menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak. Ke depan, mereka akan bertemu dengan banyak orang dari latar belakang berbeda, sehingga kemampuan bahasa Inggris menjadi bekal penting untuk masa depannya,β harap Ratna. (guf)
