MKS ‘Aisyiyah se-Kota Yogyakarta Perkuat Konsolidasi dan Sosialisasikan Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak

Bagikan

YOGYAKARTA — Pertemuan antar cabang Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta kembali digelar pada Sabtu, 19 September 2026. Bertempat di TK ABA Jetis, pertemuan kali ini diselenggarakan oleh MKS PCA Jetis dan dihadiri perwakilan MKS dari seluruh cabang se-Kota Yogyakarta serta Pimpinan MKS PDA Kota Yogyakarta.

- Advertisement -

Pertemuan antar cabang tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan koordinasi program MKS di tingkat cabang. Salah satu agenda utama adalah sosialisasi Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak (GACA) sebagai tindak lanjut kegiatan Bootcamp Relawan GACA Kota Yogyakarta.

Sosialisasi GACA merupakan salah satu rencana tindak lanjut yang telah disepakati oleh peserta Bootcamp Relawan GACA Kota. Lima peserta dari MKS Kota, yakni Mimi Chandra, Yayuk, Iswahyuni, Evy Halimah, dan Lela Rismawati, kemudian merealisasikan rencana tersebut melalui forum pertemuan antar cabang MKS.

Artikel Lainnya
1 of 130

Dalam kesempatan tersebut, pengarahan dari MKS PDA Kota Yogyakarta disampaikan oleh Wakil Sekretaris MKS PDA, Siti Triwahyuningsih. Ia mengingatkan pentingnya setiap MKS PCA membuat laporan kegiatan secara berkala dalam setiap putaran pertemuan antar cabang.

Selain penguatan administrasi dan koordinasi, Siti juga menyampaikan sejumlah program MKS PDA yang dapat disinergikan dengan cabang. Salah satunya adalah Daycare Lansia melalui Sekolah Lansia Farahhayya.

Sekolah Lansia Farahhayya telah menyelesaikan angkatan pertama dan melaksanakan wisuda. MKS PDA selanjutnya akan membuka angkatan kedua yang direncanakan berlangsung dalam 11 kali pertemuan setiap Selasa pagi.

Baca Juga :   Bawa Empat Program Unggulan, PCM Kotagede Lolos ke Tingkat Nasional CRM Award VI 2025

“Dengan adanya sekolah lansia ini, kami berharap cabang-cabang berkenan menyosialisasikan kepada anggota rantingnya,” ujar Siti.

Ia juga menekankan bahwa pertemuan antar cabang bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi bagian dari konsolidasi antar pimpinan. Karena itu, setiap cabang diharapkan aktif menghadiri kegiatan PCAK MKS dengan mengirimkan dua orang perwakilan.

Kenalkan Peran Relawan GACA

Agenda berikutnya adalah sosialisasi Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak (GACA) yang disampaikan oleh tim peserta Bootcamp Relawan GACA Kota. Sosialisasi diwakili oleh Mimi Chandra.

Mimi mengawali materi dengan mengenalkan kembali GACA kepada peserta, terutama karena terdapat sejumlah anggota MKS cabang yang baru bergabung dan belum mengenal gerakan tersebut secara lebih mendalam.

Ia menjelaskan bahwa GACA merupakan gerakan yang dilakukan oleh relawan untuk memberikan perhatian terhadap persoalan anak melalui berbagai upaya, mulai dari promotif dan preventif hingga kuratif dan rehabilitatif.

Mimi juga menjelaskan latar belakang hadirnya Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak yang telah dicanangkan dalam Muktamar ‘Aisyiyah di Makassar.

Dalam pelaksanaannya, upaya perlindungan dan pendampingan anak tidak harus dilakukan sendiri oleh relawan MKS. Relawan dapat membangun sinergi dengan berbagai pihak sesuai kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki.

“Sebagai relawan, hendaknya kita dapat memberikan layanan perlindungan anak dan mampu menumbuhkan kepekaan terhadap tanda-tanda yang mengancam keselamatan anak. Karena itu, relawan perlu mengikuti pelatihan-pelatihan, mulai dari tingkat dasar sampai tingkat lanjut,” ujar Mimi.

Ia kemudian memberikan contoh bentuk pendampingan terhadap anak korban kekerasan sekaligus menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan relawan ketika menemukan persoalan yang membutuhkan perhatian.

Menurut Mimi, kepekaan terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam kerja-kerja perlindungan anak. Relawan tidak hanya dituntut mengetahui persoalan, tetapi juga mampu mengenali kondisi yang membutuhkan pendampingan dan mengetahui ke mana harus mencari bantuan.

Baca Juga :   Sayembara Desain Logo website pcmkotagede.com

Di akhir sosialisasi, Mimi berharap MKS PCA yang hadir dapat meneruskan informasi mengenai GACA kepada pimpinan cabang dan ranting di wilayah masing-masing. Dengan demikian, pemahaman tentang perlindungan anak dapat semakin luas dan tidak berhenti pada forum pertemuan antar cabang.

“Harapannya, teman-teman MKS PCA dapat meneruskan sosialisasi ini ke pimpinan cabang dan rantingnya masing-masing serta semakin peka terhadap lingkungan. Jika menemukan kasus yang perlu dibantu dan merasa belum mampu menanganinya, bisa menyampaikan kepada kami, tim relawan GACA Kota,” pungkas Mimi. (Umih)


Bagikan

Leave a Reply