Press Rilis Klarifikasi Brosur 63

Bagikan

PRESS RILIS

- Advertisement -

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Terkait Disinformasi pada Artikel di Brosur Lebaran Edisi 63 AMM Kotagede (1445 H/2024 M)

Melalui press rilis ini, segenap panitia Brosur Lebaran Edisi 63 bermaksud menyampaikan beberapa hal terkait disinformasi pada artikel yang terbit pada Brosur Lebaran Edisi 63:

Artikel Lainnya
1 of 17
  1. Segenap panitia dengan tulus menghaturkan permohonan maaf atas segala kegaduhan yang timbul akibat kesalahan dan kelalaian penulisan konten sejarah pada rubrik Lembar Budaya halaman 129 dengan judul Lubang Buaya Jilid 2 yang dimuat dalam Brosur Lebaran 63.
    • Kami juga menghaturkan permohonan maaf yang terdalam kepada seluruh pihak yang dirugikan, tersakiti, dan terganggu akibat artikel tersebut.
    • Kontributor tulisan tersebut telah merefleksikan diri dan mengakui kurangnya sumber informasi serta kurangnya detail penulisan pada artikel tersebut.
    • Kami akan berupaya untuk menggali informasi lebih lanjut dari narasumber-narasumber yang valid dan terpercaya sebagai perbaikan yang akan diterbitkan di Website PCM Kotagede.
  2. Terkait kesalahan penyebutan atau ejaan yang juga termaktub pada salah satu artikel dalam rubrik Lembar Budaya halaman 110 dengan judul Kesenian, Fragmen yang Hilang dari Rekam Perjalanan Sejarah Kotagede penulis sadari menjadi kekeliruan di pihak penulis karena konteks nama merupakan hal penting yang tidak bisa diubah. Penulis telah menyadari kesalahan dan kurangnya ketelitian dalam menulis dan menarasikan hasil wawancara dalam tulisan tersebut. Penulis menghaturkan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan, khususnya kepada narasumber sebagai pihak yang namanya sangat dipertaruhkan dalam tulisan tersebut.
  3. Panitia Brosur Lebaran edisi 63 memberikan kesempatan dan ruang bagi masyarakat untuk membuat tulisan pembanding dan pembetulan. Tulisan tersebut akan dimuat dalam media sosial Brosur Lebaran serta website milik PCM Kotagede.
  4. Panitia Brosur Lebaran juga mengajak seluruh pihak yang memiliki kapasitas dalam berbicara mengenai sejarah untuk turut berkontribusi dalam memberikan informasi yang valid sehingga persebaran berita hoaks mampu terkendali dan hilang secara bertahap.

Demikian permohonan maaf kami sampaikan, semoga kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang. Besar harapan kami, seluruh kejadian ini dapat memberikan hikmah dan wadah pembelajaran berharga bagi kami segenap panitia Brosur Lebaran Edisi 63.

Mengetahui


Bagikan

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.