
BTM Kotagede Gelar RAT Tutup Buku 2025, Tetapkan Program Kerja dan RAPB 2026
BANGUNTAPAN – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Kotagede telah selesai menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025, pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Gubug Resto, Banguntapan, Kabupaten Bantul.
Agenda ini menjadi forum tertinggi koperasi, untuk menyampaikan dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tutup Buku Tahun 2025.
Sekaligus menetapkan program kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) untuk periode 2026.
KSPPS BTM Kotagede merupakan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) milik Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Prenggan yang bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiayaan berbasis syariah.
Pada RAT 2025, turut hadir Ketua Choirul Huda, Sekretaris Sodikun, Bendahara Arkadia Sinthya Dewi, anggota pengurus Abdul Salam dan Zamawie serta diikuti 150 anggota sebagai perwakilan dari total 1.405 anggota BTM Kotagede.
Selain itu, hadir juga Dewan Pengawas Manajemen yang terdiri dari Putro Sapto Wahyono, Ari Sutantriyati, dan Muji Rahayu, bersama jajaran pengelola koperasi.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM DIY, Tri Karyadi RR dalam sambutannya menyampaikan, BTM Kotagede termasuk koperasi aktif karena mampu melaksanakan RAT tepat waktu sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
“Berdasarkan penilaian Dinas Perinkop dan UKM, BTM Kotagede memperoleh skor kesehatan 79,8 atau dalam kategori cukup sehat,” ungkapnya.
Karyadi menjelaskan, koperasi yang sehat memiliki beberapa indikator utama, antara lain kelembagaan yang kuat, peneguhan jati diri sebagai KSPPS, penerapan prinsip keadilan serta kemaslahatan bagi anggota.
“Selain itu, koperasi juga harus mengedepankan nilai kebersamaan antar anggota,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Ketua BTM Kotagede, Choirul Huda menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dan menekankan komitmen untuk terus berikhtiar memberi pelayanan terbaik di tengah tantangan ekonomi.
“Meskipun di tengah kondisi daya beli masyarakat yang menurun, BTM Kotagede tetap berkomitmen untuk amanah, memberi pelayanan terbaik pada anggota dan terus ikhtiar memajukan koperasi,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan laporan hasil pengawasan dan laporan pertanggungjawaban pengurus yang kemudian disetujui dan disahkan oleh anggota.
Selanjutnya, pengurus menyampaikan rencana program kerja dan RAPB BTM Kotagede yang juga diterima dan disahkan.
Melalui pelaksanaan RAT Tutup Buku Tahun 2025 ini, BTM Kotagede diharapkan semakin memperkuat tata kelola koperasi yang sehat, profesional, dan berlandaskan prinsip syariah. (guf)
