
Capai Terget, Kafilah DIY Raih Juara Umum OlympicAD VIII Nasional
YOGYAKARTA – Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses pulang sebagai Juara Umum Pertama pada ajang Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Tahun 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada kompetisi yang berlangsung pada 12–14 Februari 2026 di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kafilah DIY berhasil mengumpulkan 98 medali emas, 64 medali perak dan 40 medali perunggu.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Achmad Muhamad mengungkapkan rasa syukur atas capaian Kafilah DIY dengan raihan medali yang luar biasa.
“Alhamdulillah, kami bersyukur tentunya kepada Allah Swt. sekaligus kebahagiaan bagi kami semua. Prestasi ini buah dari perjuangan anak-anak, bapak/ibu guru, dan kepala sekolah/madrasah yang telah mempersiapkan diri secara serius, mulai dari seleksi di sekolah, daerah, hingga wilayah,” ungkapnya, kemarin.
Selain itu, keberhasilan kafilah DIY tidak terlepas dari supporting system yang dipersiapan Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY bersama para panitia melalui pembinaan intensif dan koordinasi yang solid serta dukungan orang tua.
Achmad menyampaikan apresiasi pada seluruh pihak, mulai dari tim kesekretariatan, bidang literasi budaya, bidang pembinaan tingkat wilayah, bidang akomidasi dan transportasi, bidang keberangkatan dan kepulangan, bidang kepesertaan, bidang konsumsi serta bidang atribut.
Termasuk dukungan Pimpinan Persyarikatan, dari tingkat daerah hingga wilayah yang terus mengalir memberikan dukungan moral dan motivasi kepada seluruh peserta dan pendamping untuk berjuang dan meraih prestasi terbaik.
“Prestasi ini bukan puncak, tetapi satu capaian yang menjadi pijakan berikutnya untuk terus melakukan perbaikan pendidikan dan pembelajaran di sekolah/madrasah Muhammadiyah DIY, agar anak-anak terus bisa meraih prestasi terbaik mereka,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Kafilah DIY, Enung Hasanah mengapresiasi Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY yang memfasilitasi dengan kebijakan dan sarana yang luar biasa dalam upaya mencapai target juara umum.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat bersyukur karena segala ikhtiar kolektif ini membuahkan hasil manis. Target kami sebagai Juara Umum telah tercapai, dan ini adalah kemenangan bersama. Semua terjadi tentu karena Allah Swt. meridai langkah kami semua,” ungkapnya.
Enung menegaskan, kunci keberhasilan Kafilah DIY terletak pada kesatuan visi, anak-anak belajar dengan gigih, guru melatih tanpa lelah, serta dukungan luar biasa dari orang tua. Kemenangan tersebut menjadi amunisi untuk terus memacu kualitas pendidikan Muhammadiyah di DIY.
“Kami tidak ingin berhenti di sini, prestasi ini harus menjadi pemantik agar pendidikan Muhammadiyah semakin bersinar sebagaimana Sang Surya, memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” pungkasnya. (guf)
