PCM Kotagede Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi di PRM Sarirejo–Semoyan

Bagikan

KOTAGEDE – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kotagede melaksanakan kunjungan silaturahmi (Kunsiroh) ke Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sarirejo–Semoyan, Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Sarirejo II, ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarpimpinan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat ranting.

- Advertisement -

Tim PCM Kotagede yang terdiri atas Arifin Hafidz, M. Zunan Arif, dan Pramudya Ananto disambut Ketua PRM Sarirejo–Semoyan, H. Sarwoto, beserta jajaran pengurus. Turut hadir menyambut rombongan, H. Joko Prayitno, selaku penasihat PRM Sarirejo–Semoyan yang juga menjabat sebagai Lurah Singosaren.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan papan nama PRM Sarirejo–Semoyan secara simbolis sebagai bagian dari penguatan identitas dan kelembagaan organisasi Muhammadiyah di tingkat ranting.

Artikel Lainnya
1 of 137

Kunjungan silaturahmi ini tidak sekadar menjadi ajang mempererat hubungan antara PCM dan PRM, tetapi juga menjadi sarana konsolidasi serta penguatan ideologi Muhammadiyah. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan gerakan persyarikatan, terlebih menjelang penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah pada 2027.

Selain penguatan organisasi, kunjungan tersebut juga diisi dengan sosialisasi program-program Lazismu Kotagede. Perwakilan Lazismu yang turut mendampingi tim PCM menyampaikan berbagai program yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat.

Di bidang wakaf, Ketua Majelis Wakaf PCM Kotagede turut memberikan pendampingan terkait persoalan wakaf yang dihadapi PRM Sarirejo–Semoyan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah upaya penyelesaian proses alih nazhir wakaf Masjid Baiturrahim Semoyan.

Baca Juga :   PRM Prenggan Fokus Kaderisasi Berkelanjutan

Melalui kegiatan Kunsiroh ini, PCM Kotagede berharap komunikasi dan koordinasi dengan PRM semakin kuat. Silaturahmi secara langsung juga menjadi ruang untuk mendengarkan kebutuhan ranting, mengidentifikasi persoalan yang dihadapi, serta mencari solusi bersama demi kemajuan Muhammadiyah di Kotagede.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara PCM, PRM, dan unsur pendukung persyarikatan dalam menjaga keberlangsungan dakwah, mengembangkan program sosial, serta mengelola aset wakaf secara tertib dan bertanggung jawab.


Bagikan

Leave a Reply