
PRM dan PRA Basen Gelar Mangayubagyo Jamaah Haji 1447 H
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Rantng ‘Aisyiyah (PRA) Basen pada hari Selasa, 14 April 2026, bertempat di Masjid Muhtadin mengadakan acara mangayubagyo jamaah haji tahun 1447 H yang berasal dari lingkungan PRM Basen. Pada kesempatan ini yang membaca kalam Illahi memberi kesempatan pada anak asuh Majelis Kesejahteraan Sosial PRA Basen yaitu Yasmin Naqiya dengan pembaca sari tilawah Qonita dengan surat Al Baqarah ayat 254 – 256.
Aris Munandar, sebagai ketua PRM Basen dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 1447 H hanya ada 3 jamaah haji yang berangkat, semoga perjalanannya lancar, dimudahkan pulang mendapat predikat haji mabrur. Perlu kami sampaikan bahwa PRM bekerjasama dengan PRA mengadakan shodaqoh umroh dan sampai bulan April ini dana shodaqoh yang terkumpul Rp. 42.000.000,- yang berasal dari donatur dari wilayah Basen , demikian laporan yang disampaikan Aris. Selanjutnya juga disampaikan program kerjasama PRM dan PRA bidang eonomi yaitu program PPHQ,dan mengajak pada masyarakat untuk memesan dan membeli hewan qurban di tempat kita karena perolehan nya akan digunakan untuk kegiatan yang ada baik kegiatan Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah sehingga kembali lagi kepada masyarakat, ujarnya .
Untuk pamitan haji diwakilkan ibu Sukirah, yang menyampaikan ucapan terimakasih kami bertiga mohon pamit untuk berangkat haji tahun ini , mohon dimaafkan segala kesalahan dan mohon doanya agar kami bertiga dapat melaksanakan semua rukun wajib maupun sunahnya dan iberi kemudahan , kelancaran serta kesehatan,
Pengajian mangayubagyo haji disampaikan oleh Ustadz Ridwan Furqoni , beliau wakil ketua PWM DIY dan Kepala Sekolah MTS Muhammadiyah Kasihan Bantul dalam kesempatan ini Ridwan juga menyampaikan pengalaman saat berangkat haji tahun 2025/1446 H yang juga bersama dengan beberapa jamaah dari masjid Muhtadin ini . selanjunya disampaikan bahwa saat syawalan yang kemudian berbarengan mangayubagyo jamaah haji surat yang sering dibahas adalah QS Al Baqarah dan QS An Nisa.
Didalam dua surat yaitu Al Baqarah dengan QS Ali Imran ada kesamaan yaitu membahas bagaimana ciri orang bertaqwa, lanjutnya.
Ridwan menjelaskan bahwa pada QS Al Baqarah disampaikan ciri orang bertaqwa ada 5, yaitu:
- Percaya akan keesaan Allah dengan keimanan yang kuat
- Percaya pada hal yang ghoib
2. Suka berinfaq
3. Percaya pada kitab suci Al Quran dan kitab suci lainnya
4. Yakin akan adanya akhirat
Sedangkan dalam QS Ali imran disebutkan bahwa orang bertaqwa mempunyai ciri sebagai berikut:
1. orang yang Suka berInfaq
2. orang yang Mampu menahan marah
3. Mau memaafkan orang lain
4.selalu Bertindak kebaikan
5. selalu Mengingat Allah dengan berdzikir
Dari masing-masing 5 ciri, selanjunya Ridwan menyampaikan bahwa dapat diringkas menjadi 3, yaitu:
1. Iman yang kokoh, kuat. Yakin bahwa setiap tindakan kita selalu diawasi Allah dan ada nantinya setiap perbuatan ada pertanggungjawabannya.
2. Orang taqwa itu rajin beribadah, shalat sebagai tiang agama dan dalam sholat ada 5 rukun islam, (sahadat, sholat, puasa, haji/memenuhi panggilan Allah)
3. Menjalin Hubungan yang baik dengan sesama , yaitu dengan infaq, mampu menahan amarah,memaafkan dan berbuat baik
Dari 3 hal itu sudah ada hablulminallah (1&2) dan hablulminannas(3)
Begitu pula dengan beribadah Haji ada 2 hal yang dilakukan yaitu membina hubungan dengan Allah dan sesama manusia . ini dilakukan karena pada manusia yang melaksanakan ibadah haji mempunya iman. Untuk itu selama menjalankan ibadah haji harus rajin ibadah, diingatkan pula bahwa Saat haji banyak peluang untuk mudah marah, ujarnya.
Dlanjutkan dengan doa khususnya untuk yang aan berangkat haji. (umih)
