MKS PCA Kotagede Apresiasi Taman Lansia Sahaja ‘Aisyiyah Basen sebagai Program Unggulan

Bagikan

KOTAGEDE – Taman Lansia Sahaja (TLSA) ‘Aisyiyah Basen mendapat kunjungan dari Pimpinan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kotagede pada Ahad, 18 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian sekaligus apresiasi terhadap kegiatan pendampingan lansia yang telah berjalan selama tiga tahun.

- Advertisement -

Pertemuan yang berlangsung di wilayah Basen tersebut diisi dengan pemeriksaan kesehatan, tadarus Al-Qur’an, penyampaian motivasi, serta senam lansia. Berbagai kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik, ketenangan jiwa, dan kebersamaan para lansia.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim dari Divisi Kesehatan, meliputi pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan. Pemeriksaan dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan peserta yang hadir.

Artikel Lainnya
1 of 140

Setelah pemeriksaan selesai, peserta menempati tempat yang telah disediakan. Ketua pengelola TLSA, Khusni, membuka kegiatan dengan memimpin doa memohon ilmu yang bermanfaat, dilanjutkan dengan tadarus Surah An-Naazi‘aat beserta penyampaian arti setiap ayatnya.

Kegiatan Lansia Berlangsung Empat Hari dalam Sepekan

Sebelum sambutan dari MKS PCA Kotagede, Umi Hidayati selaku pengurus PRA Basen yang membidangi Majelis Kesejahteraan Sosial menyampaikan gambaran kegiatan TLSA Sahaja. Menurutnya, kegiatan untuk lansia berlangsung empat hari dalam sepekan dengan berbagai agenda, mulai dari tahsin, Iqra, senam BeP, hingga kegiatan pembelajaran.

Tempat pelaksanaan kegiatan juga berpindah-pindah di masjid-masjid yang berada di wilayah Basen. Pola ini menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan kegiatan kepada para lansia sekaligus memanfaatkan masjid sebagai ruang berkumpul dan belajar bersama.

Baca Juga :   PCA Kotagede Dorong Penguatan Keluarga dan Lingkungan Hadapi Tantangan Pergaulan

Ketua MKS PCA Kotagede, Sumaryati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para lansia yang antusias mengikuti kegiatan. Ia juga memberikan penghargaan kepada pengurus dan pengelola yang telah meluangkan waktu untuk mendampingi para lansia.

Sumaryati menjelaskan bahwa Taman Lansia Sahaja Basen menjadi salah satu program unggulan PCA Kotagede. Dari penelusuran MKS terhadap kegiatan lansia di 15 ranting ‘Aisyiyah se-Kotagede, TLSA Basen dinilai memiliki kegiatan yang aktif dan berkelanjutan.

“Harapan dari PCA, kegiatan di TLSA Basen ini bisa menular ke ranting-ranting lainnya sehingga lansia di Kotagede mempunyai wadah untuk berkumpul bersama sesama lansia,” ujarnya.

Pada akhir sambutannya, Sumaryati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus, pengelola, dan peserta yang telah menjaga keberlangsungan kegiatan. Ia berpesan agar para lansia terus bersemangat mengikuti kegiatan sehingga dapat menjalani masa lanjut usia dengan sehat, bahagia, dan tetap memberikan manfaat.

Senam Lansia untuk Menjaga Kebugaran

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Lansia Bahagia bersama-sama. Ketua Divisi Kesehatan, Samsri Hartini, memandu peserta bernyanyi sambil menggerakkan tangan untuk membangun suasana yang ceria dan penuh semangat.

Sesuai agenda Ahad tersebut, kegiatan kemudian difokuskan pada aktivitas yang mendukung kesehatan. Tim senam memandu peserta melakukan senam lansia dengan posisi duduk. Senam ini dipilih setelah adanya usulan agar sesekali peserta melakukan gerakan senam sambil duduk.

“Untuk senam kali ini tidak senam ‘Aisyiyah Bahagia, tetapi senam dengan duduk karena ada yang mengusulkan sekali waktu senamnya dengan duduk,” kata Siti Triwahyuningsih, salah satu anggota tim senam.

Senam berlangsung sekitar 10 menit dengan 11 gerakan. Setiap gerakan dilakukan selama kurang lebih 40 detik dengan gerakan bergantian ke sisi kanan dan kiri. Latihan ini terutama ditujukan untuk membantu melatih bagian lutut yang kerap mengalami masalah seiring bertambahnya usia.

Baca Juga :   Program GACA, Wujud Kepedulian 'Aisyiyah Terhadap Anak

Selain senam duduk, peserta juga diperkenalkan dengan senam olah pernapasan untuk lansia. Kegiatan ini dipandu oleh tim yang terdiri atas Guntarti, Samsri, Wahyu, dan Nur. Senam olah pernapasan tersebut memiliki jadwal rutin setiap Sabtu sore, tetapi kali ini turut diperkenalkan kepada peserta pada pertemuan Ahad.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian makanan sehat yang secara rutin disediakan pada akhir pertemuan. Para peserta kemudian mengakhiri kegiatan dengan membaca hamdalah bersama-sama.

Keberadaan Taman Lansia Sahaja Basen menunjukkan bahwa pendampingan lansia tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menyediakan ruang untuk belajar, beribadah, bergerak, dan membangun kebersamaan. Melalui kegiatan yang berlangsung secara rutin, TLSA Sahaja diharapkan terus menjadi ruang yang mendukung para lansia agar tetap sehat, bahagia, aktif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. (umih)


Bagikan

Leave a Reply