TK ABA Mushola Ajak 86 Siswa Belajar Sejarah dan Budaya melalui Fieldtrip ke Museum Sonobudoyo

Bagikan

YOGYAKARTA – Taman Kanak-Kanak โ€˜Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Mushola memiliki beberapa program pembelajaran, antara lain belajar, bermain, serta mengenal budaya Indonesia secara langsung. Untuk merealisasikan program tersebut, TK ABA Mushola mengadakan kegiatan fieldtrip atau kunjungan belajar ke luar kelas pada Kamis, 27 Agustus 2026.

- Advertisement -

Kali ini, TK ABA Mushola mengajak anak-anak mengunjungi Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh 86 siswa dengan didampingi 8 guru dan 2 karyawan.

Dalam setiap kegiatan di luar sekolah maupun di luar kelas, guru dan karyawan TK ABA Mushola selalu terlibat secara langsung untuk mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung. Begitu pula dalam kunjungan ke Museum Sonobudoyo. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan, tertib, dan ceria hingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

Artikel Lainnya
1 of 120

Belajar Sejarah dan Budaya Secara Langsung

Fieldtrip kali ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui kunjungan ke Museum Sonobudoyo, mereka diajak mengenal lebih dekat sejarah, budaya, serta berbagai benda bersejarah yang menjadi koleksi museum.

Bagi anak-anak, belajar dengan melihat dan mengamati secara langsung tentu memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan belajar hanya di dalam kelas. Mereka dapat melihat berbagai benda koleksi museum sekaligus mendapatkan pengetahuan baru melalui pengalaman nyata.

Perkembangan rasa ingin tahu pada masa anak-anak memang mulai tumbuh dengan pesat, terutama ketika mereka menemukan hal-hal baru. Hal tersebut terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak antusias mengamati benda-benda koleksi Museum Sonobudoyo.

Baca Juga :   Gelar Baitul Arqam, PCM Kotagede Perkuat Ideologi dan Semangat Dakwah

Berbagai pertanyaan pun muncul dari rasa penasaran mereka. Ada yang bertanya tentang benda yang dilihat, ada pula yang bercerita dan berbagi pengalaman bersama teman-temannya. Suasana museum pun dipenuhi celotehan anak-anak yang saling bertanya, bercerita, dan bertukar informasi.

Menumbuhkan Cinta Budaya Sejak Usia Dini

Kegiatan fieldtrip ke Museum Sonobudoyo tidak hanya bertujuan menambah wawasan anak-anak. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan budaya Indonesia sejak usia dini.

Melalui pengalaman tersebut, anak-anak diajak untuk berani bereksplorasi, mengembangkan kemampuan bersosialisasi, serta belajar bersama di lingkungan yang nyata. Pengalaman seperti ini diharapkan dapat membantu anak memahami bahwa belajar dapat dilakukan di mana saja dan melalui berbagai cara.

Sebelum anak-anak dijemput oleh orang tua untuk kembali ke rumah masing-masing, Kepala TK ABA Mushola, Eni Kuswanti, menyampaikan terima kasih kepada seluruh siswa yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tertib.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada bapak dan ibu guru serta karyawan yang telah mendampingi anak-anak selama kunjungan dengan penuh perhatian. Tidak lupa, Eni juga menyampaikan apresiasi kepada Ayah dan Bunda atas dukungan, kepercayaan, dan kerja sama yang diberikan.

Sebelum meninggalkan museum, Eni berharap pengalaman yang diperoleh anak-anak pada hari itu dapat menjadi kenangan indah yang membekas di hati.

โ€œSemoga pengalaman hari ini menjadi kenangan indah bagi anak-anak,โ€ harap Eni.

Kegiatan fieldtrip ke Museum Sonobudoyo menjadi salah satu langkah kecil TK ABA Mushola dalam mengenalkan kekayaan sejarah dan budaya bangsa kepada anak-anak sejak usia dini. Dengan belajar, bermain, dan mengalami secara langsung, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. (umih/eni)

Baca Juga :   PRM dan PRA Jagalan, Gelar Bakti Sosial di Paliyan Gunungkidulย 

Bagikan

Leave a Reply