TK ABA Mushola Kotagede Gelar Edukasi Hewan Kurban di PHQ, Tanamkan Nilai Keislaman Sejak Dini

Bagikan

KOTAGEDE – Sebanyak sekitar 70 peserta didik TK ABA Mushola Kotagede mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ke Pusat Hewan Qurban (PHQ) Kotagede pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh PRM Prenggan Kotagede ini bertujuan mengenalkan makna ibadah kurban sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung kepada anak-anak menjelang Iduladha 1447 Hijriah.

- Advertisement -

Dengan didampingi para guru dan karyawan sekolah, anak-anak berjalan kaki dari sekolah menuju lokasi PHQ. Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak sepanjang perjalanan hingga tiba di kandang hewan kurban.

Kepala TK ABA Mushola, Eni Kuswanti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran nyata bagi anak-anak untuk mengenal proses penyediaan hewan kurban serta memahami nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban.

Artikel Lainnya
1 of 108

“Tujuan edukasi ini agar anak-anak mendapatkan pengalaman langsung tentang hewan kurban dan memahami makna serta pentingnya ibadah kurban dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemandirian, keberanian, dan rasa ingin tahu anak melalui pengamatan langsung di lapangan,” ujar Eni.

Menurutnya, pendidikan kurban di TK ABA Mushola telah dimulai sejak awal tahun ajaran baru melalui program tabungan atau iuran kurban. Pada Iduladha 1447 Hijriah, siswa TK ABA Mushola berpartisipasi dalam kurban sebesar 1/7 bagian sapi. Selain itu, terdapat pula sedekah satu ekor kambing dari SD Muhammadiyah Bodon.

Baca Juga :   Aksi Jogja Memanggil, Tolak Revisi UU Pilkada hingga Seruan Bentuk Oposisi

Sesampainya di lokasi PHQ, anak-anak tampak antusias melihat berbagai jenis kambing yang tersedia. Mereka dengan penuh rasa ingin tahu mendekati kandang, mengusap kepala kambing, hingga berebut kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan hewan kurban tersebut. Meski beberapa anak terlihat sedikit takut, mereka tetap berusaha mendekat dan mengikuti teman-temannya.

Kegiatan tidak hanya diisi dengan pengenalan hewan kurban, tetapi juga edukasi tentang ibadah kurban yang disampaikan oleh perwakilan PHQ Kotagede, Ari Sutantriyati. Dalam kesempatan tersebut, Ari menjelaskan tentang tujuan berkurban, makna pengorbanan dalam Islam, serta kriteria hewan yang memenuhi syarat untuk dijadikan kurban.

Penjelasan yang disampaikan mendapat perhatian dari para peserta didik. Meskipun sebelumnya mereka telah mendapatkan materi tentang kisah Nabi Ibrahim dan sejarah kurban di sekolah, anak-anak tetap antusias menyimak penjelasan yang diberikan secara langsung di lokasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak memperoleh tambahan wawasan sekaligus menumbuhkan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama sejak usia dini.

Untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, TK ABA Mushola akan bergabung dengan kegiatan kurban masyarakat setempat setelah Salat Iduladha. Penyembelihan sapi akan dilaksanakan bersama rombongan Pekaten Prenggan, sedangkan penyembelihan kambing akan dilakukan di Masjid Mustaqim Pasegan.

Eni menambahkan, bagian kurban yang menjadi hak para sohibul kurban nantinya akan diolah menjadi abon dan bakso. Setelah libur hari tasyrik berakhir, bakso tersebut akan dimasak dan dinikmati bersama seluruh murid, guru, serta karyawan sekolah.

“Dengan demikian, kebahagiaan anak-anak dalam menyambut bulan Dzulhijjah tidak hanya saat belajar tentang kurban, tetapi juga saat merasakan hasil dari kebersamaan dan berbagi,” pungkasnya. (umih/eni)


Bagikan

Leave a Reply