PB IPSI Kucurkan Dana Rp5 Miliar untuk Percepat Pembangunan Padepokan Tapak Suci

Bagikan

YOGYAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) akan mengucurkan bantuan sebesar Rp5 miliar untuk mendukung pembangunan Padepokan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

- Advertisement -

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030 yang juga Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dalam Pengajian Akbar Pembangunan Padepokan Tapak Suci di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Sabtu (20/6).

Menurut Sugiono, pembangunan padepokan sejalan dengan salah satu agenda kepengurusan PB IPSI, yakni memperkuat posisi pencak silat sebagai sarana pembangunan karakter dan mental bangsa.

Artikel Lainnya
1 of 111

Ia menilai tujuan pembangunan fasilitas tersebut sangat strategis karena tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga pembentukan kepribadian generasi muda.

“Pembangunan padepokan ini memiliki tujuan yang sangat penting dan sangat instrumental dalam upaya memperbaiki mental serta karakter generasi muda,” ujarnya.

Sugiono mengatakan, pencak silat memiliki peran historis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, pembangunan padepokan menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai pencak silat dalam kehidupan masyarakat.

Ia mengaitkan pentingnya pembangunan karakter dengan cita-cita bangsa yang tercermin dalam lagu Indonesia Raya. Sebab itu, pembangunan bangsa tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus membangun jiwa dan mental masyarakat.

“Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya. Saya kira pencak silat memiliki peran penting dalam upaya tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga :   Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan

Sugiono mengapresiasi langkah yang dilakukan Tapak Suci sebagai bentuk nyata kontribusi organisasi pencak silat dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Pihaknya berharap, kehadiran padepokan dapat menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak dan generasi muda, termasuk mereka yang menghadapi persoalan perundungan (bullying), krisis kepercayaan diri, maupun tantangan sosial lainnya.

Menurut dia, Tapak Suci selama ini menunjukkan kemampuan untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui pendekatan pembinaan karakter.

Ia juga mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan padepokan. Sebab, manfaat fasilitas tersebut tidak hanya dirasakan oleh Tapak Suci, tetapi juga dapat mendukung pembinaan generasi muda secara lebih luas.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap upaya tersebut, PB IPSI berkomitmen mengalokasikan bantuan sebesar Rp5 miliar untuk mempercepat pembangunan fasilitas yang diproyeksikan menjadi pusat pembinaan, pengkaderan, dan pengembangan sumber daya manusia.

“PB IPSI akan menggelontorkan Rp5 miliar dengan harapan dapat mempercepat proses Pembangunan,” ungkapnya.

Sugiono menambahkan, tantangan pembinaan karakter saat ini semakin besar seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi.

Di satu sisi perkembangan tersebut membawa manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan terhadap kesehatan mental, pembentukan karakter, dan kepribadian generasi muda.

“Anak-anak muda saat ini hidup di tengah derasnya arus teknologi dan informasi. Karena itu peran perguruan pencak silat dalam memperkuat mental dan karakter generasi muda menjadi semakin penting,” tandasnya. (guf)


Bagikan

Leave a Reply