
PCA Kotagede Gelar Konsolidasi Bersama PRA se-Kotagede dan Pengajian Menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H
Kotagede, Yogyakarta – Menjelang pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kotagede menggelar kegiatan koordinasi, konsolidasi, dan pengajian bersama 15 Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kotagede. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap selapan (35 hari) sekali ini berlangsung pada Rabu Pon bulan Juni dan menjadi pertemuan penutup tahun 1447 Hijriah.
Kegiatan koordinasi dan konsolidasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Badan Pembantu Pimpinan (BPP) PCA Kotagede, perwakilan masing-masing ranting sebanyak lima orang, PCNA Kotagede, serta perwakilan IGABA. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 115 peserta. Pada kesempatan kali ini, PRA Prenggan mendapat amanah sebagai penyelenggara kegiatan.
Ketua PCA Kotagede, Muftiyah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta yang senantiasa mendukung berbagai program dan kegiatan PCA Kotagede. Ia berharap setiap ranting terus menguatkan konsolidasi internal dan menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan program organisasi.
“Pekan ini merupakan pekan terakhir tahun 1447 Hijriah dan kita akan segera memasuki tahun 1448 Hijriah. Semoga di tahun-tahun mendatang, ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan berkemajuan semakin maju dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Muftiyah.
Ia juga mengingatkan kepada ranting-ranting yang belum melaksanakan puncak peringatan Milad ‘Aisyiyah ke-109 agar segera menyelenggarakannya sesuai arahan dari Pimpinan Pusat yang menganjurkan pelaksanaan hingga akhir bulan Juni.
Pengajian Menyambut Tahun Baru Hijriah
Dalam rangka menyambut 1 Muharram 1448 H, PCA Kotagede menghadirkan narasumber Dr. Ahmad Zaki Annafiri, S.Pd.I., M.Ed., dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Mengawali materinya, Ahmad Zaki mengajak peserta mengingat kembali bulan-bulan dalam kalender Hijriah serta mengulas sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang menjadi dasar penetapan kalender Hijriah.
Beliau kemudian menyampaikan materi bertajuk “Hijrah Menuai Berkah, Husnul Khatimah Menuju Jannah” dengan mengutip hadis Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Menurutnya, hadis tersebut mengajarkan pentingnya meluruskan niat dalam setiap aktivitas kehidupan, termasuk dalam memaknai momentum hijrah dan pergantian tahun Hijriah.
Menyiapkan Masa Tua yang Bermakna
Dalam pengajiannya, Ahmad Zaki juga membahas pentingnya mempersiapkan masa lanjut usia (lansia) secara matang. Ia menjelaskan bahwa usia lanjut dapat menjadi fase kehidupan yang panjang sehingga perlu diisi dengan aktivitas yang bermakna dan produktif.
Untuk mencapai kearifan hidup di masa tua, terdapat tiga hal penting yang perlu dimiliki, yaitu:
- Life Satisfaction (Rasa Syukur)
- Openness to Experience (Keterbukaan terhadap pengalaman baru)
- Memiliki kebermaknaan hidup
Selain itu, ia menekankan pentingnya empat persiapan utama dalam menghadapi masa tua, yaitu:
- Kematangan finansial
- Kesehatan yang optimal
- Keamanan sosial dan emosional
- Kesiapan mental
Sebagai kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, lanjutnya, para lansia juga perlu memiliki sejumlah kompetensi penting, antara lain:
- Kompetensi keberagamaan
- Kompetensi akademik dan intelektual
- Kompetensi sosial kemanusiaan dan kepeloporan
- Kompetensi keorganisasian dan kepemimpinan
Menutup pengajiannya, Ahmad Zaki mengingatkan bahwa setiap manusia memperoleh waktu yang sama dari Allah SWT, namun hasil yang dicapai dapat berbeda-beda tergantung bagaimana waktu tersebut dimanfaatkan.
“Allah memberikan waktu yang sama kepada setiap manusia, tetapi menghasilkan daya dan manfaat yang berbeda. Karena itu, mari maksimalkan waktu yang kita miliki untuk meraih kehidupan yang bahagia dan penuh keberkahan,” pesannya.
Melalui kegiatan konsolidasi dan pengajian ini, PCA Kotagede berharap seluruh kader ‘Aisyiyah semakin siap menyongsong Tahun Baru Hijriah 1448 H dengan semangat hijrah, memperkuat organisasi, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat. (umih)
