Semarak Hari Anak Nasional, Majelis PAUD Dasmen PCA Kotagede Gelar Seminar Parenting “Guru Humanis, Anak Terlindungi”

Bagikan

Kotagede, 21 Juli 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kotagede melalui Majelis PAUD Dasmen bekerjasama dengan Majelis Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan Seminar Parenting bertema “Guru Humanis, Anak Terlindungi: Fondasi Keluarga Bahagia untuk Indonesia Maju” pada Selasa, 21 Juli 2026 M bertepatan dengan 6 Safar 1448 H di Aula Musholla ‘Aisyiyah Kotagede.

- Advertisement -

Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta, yang terdiri atas kepala sekolah dan guru PAUD/TK ‘Aisyiyah se-Cabang Kotagede, unsur Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah, Majelis PAUD Dasmen, Majelis Kesejahteraan Sosial, relawan Komunitas Keluarga ‘Aisyiyah (KKA), serta relawan Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak (GACA). Seminar ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kotagede, Dra. Hj. Muftiyah Hidayati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar parenting sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional. Beliau berharap kegiatan ini mampu memperkaya wawasan para pendidik, orang tua, dan seluruh pemerhati anak dalam mendampingi setiap anak yang memiliki keunikan, potensi, dan karakteristik perkembangan yang berbeda-beda.

Artikel Lainnya
1 of 117

“Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan kita dalam mendampingi anak-anak yang memiliki keunikan masing-masing sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan bahagia,” ungkap beliau.

Baca Juga :   Pentasyarufan Al-Qur’an LAZISMU Kotagede Bersama Forum Ngaji Mantan Terindah di SD Muhammadiyah Geger

Seminar menghadirkan Ainun Keumala Meutia, A.Md. OT., S.Psi., seorang terapis okupasional, pendidik, serta narasumber parenting yang berpengalaman dalam bidang tumbuh kembang anak dan pola asuh.

Dalam paparannya yang berjudul “Menjadi Guru yang Manusiawi”, Ainun mengajak peserta untuk memandang profesi guru bukan sekadar sebagai pengajar, melainkan sebagai pendamping yang memastikan setiap murid benar-benar belajar dan berkembang sesuai kebutuhannya. Ia menegaskan bahwa hubungan yang hangat antara guru dan murid merupakan fondasi penting bagi proses belajar yang bermakna.

Meutia juga mengingatkan bahwa perilaku, emosi, dan cara berpikir anak bersifat dinamis sehingga guru perlu menghadirkan empati, kesabaran, dan rasa aman dalam proses pembelajaran. Menurutnya, anak akan lebih mudah belajar ketika merasa diterima, dipercaya, dan memiliki hubungan yang positif dengan gurunya.

Mengakhiri materinya, Meutia mengajak seluruh peserta untuk selalu meyakini fitrah baik yang dimiliki setiap anak serta memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sebagai bekal dalam mendidik generasi penerus. Guru yang manusiawi bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menghadirkan kasih sayang, keteladanan, dan harapan bagi setiap anak.

Melalui seminar ini, PCA Kotagede berharap semakin banyak guru dan pendidik yang mampu membangun pembelajaran yang humanis, ramah anak, serta selaras dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan. Semangat Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh perlindungan, kasih sayang, dan pendidikan terbaik demi terwujudnya generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter.

(Majelis PAUD, Dasar dan Menengah PCA Kotagede)


Bagikan

Leave a Reply