
24 Doa Sehari-hari yang Bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai berbagai kumpulan doa yang beredar di masyarakat. Ada yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis, tetapi ada pula doa yang tidak jelas asal-usul dan landasannya.
Karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengenal doa-doa yang memiliki sumber yang jelas. Doa bukan sekadar rangkaian kalimat yang dibaca pada waktu tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah dan bentuk penghambaan seorang hamba kepada Allah SWT.
Islam mengajarkan banyak doa yang dapat diamalkan dalam berbagai keadaan. Mulai dari bangun tidur, mengenakan pakaian, masuk dan keluar rumah, makan dan minum, bepergian, hingga ketika menghadapi kesedihan, kemarahan, sakit, musibah, dan berbagai keadaan lainnya.
Berikut 24 doa sehari-hari yang dapat kita kenali dan amalkan.
1. Doa ketika Bangun dari Tidur
Setelah bangun tidur, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memuji Allah SWT atas kehidupan dan kesempatan yang kembali diberikan.
Bacaan doa
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah membangunkan kami setelah ditidurkan-Nya, dan kepada-Nya kami dibangkitkan.”
(HR. Abu Dawud dan Ahmad)
2. Doa ketika Mengenakan Pakaian
Pakaian merupakan salah satu bentuk nikmat Allah SWT. Karena itu, ketika mengenakan pakaian, kita dianjurkan untuk mengingat dan memuji-Nya.
Bacaan doa
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya, tanpa daya dan kekuatan dariku.”
(HR. Ashabus Sunan, kecuali An-Nasa’i)
3. Doa ketika Mengenakan Pakaian Baru
Ketika memperoleh pakaian baru, seorang Muslim juga dianjurkan untuk memohon kebaikan dari pakaian tersebut dan berlindung dari keburukannya.
Bacaan doa
اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيهِ، أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ
Artinya:
“Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji. Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan yang ia diciptakan karenanya.”
(HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Al-Baghawi)
4. Doa untuk Orang yang Mengenakan Pakaian Baru
Ketika melihat seseorang mengenakan pakaian baru, kita juga dapat mendoakannya dengan doa berikut.
Bacaan doa
اِلْبَسْ جَدِيْدًا، وَعِشْ حَمِيْدًا، وَمُتْ شَهِيْدًا
Artinya:
“Berpakaianlah yang baru, hiduplah dengan terpuji, dan matilah dalam keadaan syahid.”
(HR. Ibnu Majah dan Al-Baghawi)
5. Doa Masuk Kamar Mandi
Sebelum masuk kamar mandi, Rasulullah SAW mengajarkan doa perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan.
Bacaan doa
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
6. Doa Keluar dari Kamar Mandi
Setelah keluar dari kamar mandi, kita dianjurkan membaca doa singkat berikut.
Bacaan doa
غُفْرَانَكَ
Artinya:
“Aku meminta ampun kepada-Mu.”
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)
7. Doa ketika Keluar Rumah
Keluar dari rumah berarti memulai aktivitas di luar. Dalam keadaan tersebut, seorang Muslim dianjurkan untuk bertawakal dan menyerahkan segala urusannya kepada Allah SWT.
Bacaan doa
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
Artinya:
“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
8. Doa ketika Masuk Rumah
Ketika memasuki rumah, kita dianjurkan memohon kebaikan kepada Allah SWT sekaligus mengingat-Nya.
Bacaan doa
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ، بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا، ثُمَّ لِيُسَلِّمْ عَلَى أَهْلِهِ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Dengan nama Allah kami masuk, dengan nama Allah kami keluar, dan kepada Tuhan kami, kami bertawakal.”
Kemudian hendaknya ia mengucapkan salam kepada keluarganya.
(HR. Abu Dawud)
9. Doa ketika Keluar Menuju Masjid
Perjalanan menuju masjid juga dapat diisi dengan doa. Salah satunya adalah doa memohon cahaya dari Allah SWT.
Bacaan doa
اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا، وَفِي بَصَرِي نُورًا، وَفِي سَمْعِي نُورًا، وَعَنْ يَمِينِي نُورًا، وَعَنْ يَسَارِي نُورًا، وَفَوْقِي نُورًا، وَتَحْتِي نُورًا، وَأَمَامِي نُورًا، وَخَلْفِي نُورًا، وَعَظِّمْ لِي نُورًا
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah cahaya dalam hatiku, cahaya pada penglihatanku, cahaya pada pendengaranku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku, cahaya di depanku, cahaya di belakangku, dan besarkanlah cahaya untukku.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
10. Doa ketika Masuk Masjid
Masjid merupakan tempat ibadah yang mulia. Ketika memasuki masjid, kita dianjurkan memohon ampunan dan rahmat Allah SWT.
Bacaan doa
بِسْمِ اللَّهِ، وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي، وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Artinya:
“Dengan nama Allah, semoga keselamatan tercurah kepada Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”
(HR. Ibnu Majah)
11. Doa ketika Keluar dari Masjid
Setelah selesai beribadah di masjid dan hendak keluar, kita dianjurkan memohon karunia Allah SWT.
Bacaan doa
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu karunia-Mu.”
(HR. Muslim)
12. Doa Saat Gundah dan Berduka
Dalam kehidupan, tidak semua keadaan berjalan seperti yang kita harapkan. Ada saatnya seseorang menghadapi kegelisahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, hingga persoalan utang.
Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai keadaan tersebut.
Bacaan doa
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir, dari lilitan utang, serta dari tekanan atau penguasaan orang lain.”
(HR. Bukhari)
13. Doa Agar Terhindar dari Kesyirikan
Seorang Muslim tentu berharap dapat menjaga tauhid dan menjauhkan diri dari segala bentuk kesyirikan, baik yang diketahui maupun yang tidak disadari.
Bacaan doa
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا أَعْلَمُ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu agar tidak menyekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa yang tidak aku ketahui.”
(HR. Ahmad)
14. Doa Nabi Yunus ketika Menghadapi Kesulitan
Salah satu doa yang sangat dikenal ketika menghadapi kesulitan adalah doa Nabi Yunus AS. Doa ini diabadikan dalam Al-Qur’an ketika Nabi Yunus berada dalam keadaan yang sangat berat.
Bacaan doa
لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Artinya:
“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
(QS. Al-Anbiya: 87 dan HR. At-Tirmidzi)
15. Doa untuk Orang yang Sakit
Ketika menjenguk orang yang sedang sakit, Islam mengajarkan umatnya untuk memberikan doa dan penguatan.
Bacaan doa
لَا بَأْسَ طَهُورٌ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Artinya:
“Tidak mengapa, semoga sakitmu ini menjadi penghapus dosa, insyaallah.”
(HR. Bukhari)
16. Doa ketika Tertimpa Musibah
Musibah dapat datang dalam berbagai bentuk. Ketika menghadapinya, seorang Muslim diajarkan untuk mengingat bahwa seluruh kehidupan pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.
Bacaan doa
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
Artinya:
“Sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, berilah aku pahala atas musibah yang menimpaku dan gantilah untukku dengan sesuatu yang lebih baik darinya.”
(HR. Muslim)
17. Doa ketika Mendengar Petir
Ketika mendengar suara petir, kita juga dapat mengingat kebesaran Allah SWT dengan membaca doa berikut.
Bacaan doa
سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ
Artinya:
“Mahasuci Allah, yang petir bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”
(Diriwayatkan Imam Malik dalam al-Muwaṭṭa’ dari ‘Abdullah bin al-Zubair)
18. Doa ketika Hujan Turun
Hujan merupakan salah satu nikmat Allah SWT. Karena itu, ketika hujan turun, kita dianjurkan memohon agar hujan tersebut membawa manfaat.
Bacaan doa
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”
(HR. Bukhari)
19. Doa ketika Bepergian
Islam juga memberikan tuntunan doa ketika seseorang melakukan perjalanan. Doa ini berisi permohonan agar perjalanan dimudahkan, diberi kebaikan dan ketakwaan, serta dijaga selama bepergian.
Bacaan doa
اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ. سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هٰذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ.
اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَىٰ، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَىٰ.
اللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ.
اللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ.
اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ.
Artinya:
“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali.
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah bagi kami jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman pendamping dalam perjalanan dan penjaga keluarga yang kami tinggalkan.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, serta kepulangan yang buruk pada harta dan keluarga.”
(HR. Muslim)
Ketika kembali dari perjalanan, ditambahkan:
آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
Artinya:
“Kami kembali, kami bertobat, kami tetap beribadah, dan kepada Tuhan kami, kami senantiasa memuji.”
(HR. Muslim)
20. Doa Sebelum Makan
Makan merupakan aktivitas sehari-hari yang tidak boleh membuat seorang Muslim lupa kepada Allah SWT. Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan untuk menyebut nama Allah sebelum makan.
Bacaan doa
بِسْمِ اللَّهِ
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah.”
Jika lupa membacanya pada awal makan, maka dapat membaca:
بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, pada awal dan akhirnya.”
(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
21. Doa Setelah Makan
Setelah menikmati makanan, seorang Muslim dianjurkan bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang telah diberikan.
Bacaan doa
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan memberiku rezeki tanpa daya dan kekuatanku.”
(HR. At-Tirmidzi)
22. Doa ketika Marah
Marah merupakan bagian dari emosi manusia. Namun, seorang Muslim diajarkan untuk mengendalikan diri dan berlindung kepada Allah dari godaan setan.
Bacaan doa
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Artinya:
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
23. Doa ketika Bersin
Bersin juga memiliki tuntunan dalam Islam. Ketika seseorang bersin, ia dianjurkan mengucapkan hamdalah.
Bacaan doa
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah.”
Orang yang mendengarnya kemudian menjawab:
يَرْحَمُكَ اللَّهُ
“Semoga Allah merahmatimu.”
Kemudian orang yang bersin membalas:
يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ
“Semoga Allah memberi kalian petunjuk dan memperbaiki keadaan kalian.”
(HR. Bukhari)
24. Doa Berbuka Puasa
Ketika berbuka puasa, Rasulullah SAW mengajarkan doa sebagai ungkapan syukur dan pengharapan kepada Allah SWT.
Bacaan doa
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Artinya:
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insyaallah.”
(HR. Abu Dawud)
Membiasakan Doa dalam Kehidupan Sehari-hari
Doa sebenarnya tidak harus menunggu seseorang berada dalam keadaan sulit. Dari berbagai doa di atas, kita dapat melihat bahwa Islam mengajarkan doa hampir dalam setiap aktivitas kehidupan.
Bangun tidur diawali dengan doa. Mengenakan pakaian, keluar rumah, masuk masjid, makan, bepergian, hingga menghadapi kesedihan dan musibah pun memiliki tuntunan doa.
Kebiasaan membaca doa membuat aktivitas sehari-hari tidak sekadar menjadi rutinitas. Ada kesadaran bahwa di balik setiap aktivitas, seorang Muslim senantiasa membutuhkan pertolongan, perlindungan, dan karunia Allah SWT.
Karena itu, mempelajari doa sehari-hari bukan hanya soal menghafalkan bacaan. Lebih dari itu, doa menjadi cara untuk menghadirkan Allah dalam setiap langkah kehidupan.
Semoga kumpulan doa ini dapat menjadi pengingat sekaligus membantu kita membiasakan diri mengamalkan doa-doa yang memiliki landasan dari Al-Qur’an dan hadis.
Referensi
Sa’id bin Wahf Al-Qahtani, Kumpulan Do’a dari Al-Qur’an dan Hadits, alih bahasa H. Mahrus Ali, didistribusikan oleh Direktorat Bidang Penerbitan dan Riset Ilmiah, Departemen Agama, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Islam, Saudi Arabia, 1425 H.
