Geruduk Cabang, PDPM dan PDNA Kota Yogyakarta Silaturahmi ke PM dan NA Kotagede
KOTAGEDE โ Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) dan Pimpinan Daerah Nasyiatul โAisyiyah (PDNA) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan silaturahmi melalui program Geruduk Cabang ke Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul โAisyiyah (NA) Kotagede, Ahad (6/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.30 WIB diawali dengan jalan jalan sejarah muhammadiyah kotagede, di mulai dari Mushola โAisyiyah Kotagede. Sekitar 25 kader PM dan NA Kotagede turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut.
Geruduk Cabang menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pimpinan daerah dengan kader dan pengurus di tingkat cabang. Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan koordinasi secara langsung.
Ketua PDPM Kota Yogyakarta, Muhammad Tegar, menyampaikan bahwa kegiatan Geruduk Cabang merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pimpinan daerah dengan pengurus di tingkat cabang.
Menurutnya, kunjungan tersebut diharapkan dapat menghidupkan kembali dinamika komunikasi sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjalankan gerakan organisasi.
โIni merupakan kunjungan silaturahmi yang digerakkan oleh PDPM dan PDNA Kota Yogyakarta. Tujuannya untuk memperkuat koordinasi dan menghidupkan kembali dinamika komunikasi antara pimpinan daerah dengan pengurus di tingkat cabang,โ ujar Tegar.
Selain bersilaturahmi, PDPM dan PDNA Kota Yogyakarta juga memberikan paket bantuan logistik atau sembako kepada anggota PM dan NA Kotagede.

Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan kepada kader yang selama ini ikut menjaga keberlangsungan aktivitas organisasi di tingkat cabang.
Tegar berharap bantuan tersebut dapat memberikan tambahan semangat bagi para kader untuk terus aktif bergerak dan mengembangkan organisasi di lingkungan masing-masing.
โHarapannya, bantuan ini dapat meningkatkan motivasi para kader agar terus aktif mengelola dan memajukan organisasi di lingkungan mereka,โ tambahnya.
Geruduk Cabang tidak hanya menjadi agenda kunjungan, tetapi juga menjadi ruang untuk mendengarkan kondisi dan dinamika yang ada di tingkat cabang. Komunikasi langsung seperti ini dinilai penting agar hubungan antara pimpinan daerah dan kader di akar rumput tetap terjaga.
Bagi PM dan NA Kotagede, kehadiran PDPM dan PDNA Kota Yogyakarta juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kader yang terus berproses dan mengambil peran dalam menghidupkan gerakan kepemudaan Muhammadiyah di tingkat cabang.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan antara pimpinan daerah dan cabang semakin kuat. Sebab, gerakan organisasi tidak hanya tumbuh dari atas, tetapi juga dari kader-kader yang hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
Geruduk Cabang menjadi salah satu langkah sederhana untuk kembali mendekatkan, mendengarkan, dan menguatkan gerakan dari akar rumput.
