MS Photo Production, Merawat Budaya Kotagede Lewat Lensa Kamera

Bagikan

Kotagede tidak hanya menyimpan jejak sejarah Kerajaan Mataram Islam. Kawasan ini juga terus berkembang menjadi salah satu tujuan wisata budaya di Kota Yogyakarta. Wisatawan lokal maupun mancanegara datang untuk menikmati suasana heritage, melihat bangunan-bangunan bersejarah, hingga merasakan pengalaman budaya yang khas.

- Advertisement -

Salah satu fenomena yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir adalah hadirnya jasa persewaan busana tradisional Jawa yang dilengkapi dengan layanan fotografi. Wisatawan dapat mengenakan busana adat sekaligus mengabadikan momen di sejumlah lokasi menarik, seperti Masjid Gedhe Mataram, rumah kalang, rumah joglo, dan berbagai kawasan heritage di Kotagede.

Fenomena berfoto atau selfie memang semakin menjadi bagian dari pengalaman wisata. Tidak hanya anak muda, orang dewasa hingga anak-anak pun menikmati aktivitas mengabadikan momen ketika berkunjung ke sebuah destinasi.

Artikel Lainnya
1 of 130

Di tengah perkembangan tersebut, Pimpinan Cabang โ€˜Aisyiyah (PCA) Kotagede melihat adanya peluang untuk ikut mengambil peran. Melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK), โ€˜Aisyiyah Kotagede mencoba mengembangkan kegiatan ekonomi yang sekaligus dapat mendukung wisata budaya di Kotagede.

Dari gagasan tersebut kemudian lahir Mitra Sejahtera (MS) Photo Production, sebuah usaha jasa fotografi dengan konsep busana adat Jawa. Kehadirannya tidak sekadar menawarkan jasa foto, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Amal Usaha โ€˜Aisyiyah di bidang ekonomi.

Baca Juga :   JTFEST 2026 Siap Digelar di Malioboro, Gaungkan Semangat Hijau Berkemajuan

Berawal dari Omah Kanthil

MS Photo Production resmi diluncurkan pada 12 November 2024 di Sekretariat MEK PCA Kotagede, sebuah rumah busana yang berada di sebelah timur SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta.

Bangunan tersebut sebelumnya dikenal sebagai Omah Kanthil, sebuah rumah joglo kuno yang kemudian dimanfaatkan untuk kegiatan produksi batik. Karena itu, kawasan tersebut juga dikenal dengan sebutan Batik Kanthil.

Peluncuran MS Photo Production berlangsung bersamaan dengan Sarasehan Pariwisata Kotagede dan Kurasi Produk UMKM perwakilan PRA se-Cabang Kotagede.

Dalam sarasehan tersebut, Singgih Raharjo, yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata DIY, turut memberikan arahan mengenai potensi pengembangan pariwisata di Kotagede.

Momentum tersebut menjadi bagian penting bagi MEK PCA Kotagede untuk melihat bahwa potensi ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pengembangan wisata budaya.

Dari Busana Adat hingga Spot Heritage

Seiring perjalanan waktu, MS Photo Production mulai melayani wisatawan dari berbagai daerah. Bahkan, sejumlah tamu mancanegara juga telah menggunakan layanan fotografi yang ditawarkan.

Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PCA Kotagede, Diyah Retno, mengatakan pihaknya bersyukur karena MS Photo Production mendapat sambutan dari masyarakat.

โ€œAlhamdulillaah, sampai dengan bulan ini, berbagai tamu dari berbagai penjuru kota, bahkan tamu mancanegara telah kami layani,โ€ ungkap Diyah Retno.

MS Photo Production menyediakan beberapa pilihan paket, mulai dari paket perorangan, sarimbit, tri ningrat, semranak, hingga paket rombongan.

Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp250 ribu. Pengunjung tidak hanya mendapatkan layanan fotografi, tetapi juga welcome drink dan makanan ringan khas Kotagede sebagai bagian dari pengalaman yang ditawarkan.

Menariknya, pelanggan dapat memilih lokasi pemotretan sesuai dengan keinginan. Beberapa di antaranya berada di kawasan Masjid Gedhe Mataram, kawasan bekas Kerajaan Mataram Islam, serta sejumlah bangunan dan kawasan cagar budaya atau heritage di Kotagede.

Baca Juga :   Anggota Koperasi adalah Pemilik Koperasi

Dengan konsep tersebut, aktivitas berfoto tidak hanya menjadi kegiatan mengabadikan momen. Wisatawan sekaligus diajak mengenal suasana dan warisan budaya Kotagede.

Mengembangkan Wisata Budaya dan Ekonomi Masyarakat

Bagi MEK PCA Kotagede, MS Photo Production menjadi salah satu cara untuk menjembatani potensi wisata dengan pemberdayaan ekonomi.

Wisata budaya tidak harus selalu hadir dalam bentuk kunjungan ke bangunan bersejarah. Pengalaman mengenakan busana tradisional, berfoto di kawasan heritage, menikmati makanan khas, dan mengenal kehidupan masyarakat setempat juga dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata.

Konsep tersebut masih terus dikembangkan. Ke depan, MS Photo Production juga merencanakan pengembangan kegiatan cooking class yang mengenalkan kuliner tradisional kepada masyarakat dan wisatawan.

Dengan demikian, ruang pemberdayaan yang dibangun tidak berhenti pada jasa fotografi. Ada peluang untuk memperkenalkan budaya, kuliner, sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dalam perjalanan MS Photo Production, respons dari para pelanggan juga menjadi bagian yang menggembirakan. Crew MS Photo Production menyampaikan bahwa para tamu yang datang umumnya merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.

Bahkan, terdapat pelanggan yang kembali datang dengan mengajak keluarga, saudara, teman bermain, maupun rekan kerja.

Kotagede memang memiliki banyak cara untuk dikenang. Ada sejarah, bangunan heritage, kuliner, kerajinan, hingga kehidupan masyarakatnya.

MS Photo Production mencoba menghadirkan salah satu cara sederhana untuk menikmati semua itu: mengenakan busana adat, berfoto di kawasan bersejarah, dan membawa pulang sebuah kenangan dari Kotagede.


Bagikan

Leave a Reply