
Sekolah Lansia Farahhayya Kota Yogyakarta Wisuda Angkatan Pertama, 17 Peserta Resmi Lulus
YOGYAKARTA β Sekolah Lansia Farahhayya Kota Yogyakarta menggelar wisuda angkatan pertama pada Jumat, 7 Agustus 2026. Sebanyak 17 peserta mengikuti prosesi wisuda setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran selama 10 kali pertemuan.
Sekolah Lansia Farahhayya merupakan salah satu Amal Usaha Kesejahteraan Sosial yang berada di bawah tanggung jawab Pimpinan Daerah βAisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta melalui Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS).
Nama Farahhayya memiliki makna sebagai upaya untuk mewujudkan kehidupan lansia yang bahagia, bermakna, dan tetap produktif. Kehadiran sekolah ini menjadi bagian dari respons terhadap meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup di Kota Yogyakarta.
Sekolah Lansia Farahhayya resmi didirikan pada 2 Juli 2026 oleh Pimpinan Daerah βAisyiyah Kota Yogyakarta.
Belajar untuk Menua dengan Penuh Arti
Mengusung moto βHidup Hanya Sekali, Mari Menua dengan Penuh Artiβ, Sekolah Lansia Farahhayya dirancang sebagai ruang belajar sekaligus wadah bagi para lansia untuk terus mengembangkan diri, menjaga kesehatan, dan memperkuat silaturahmi.
Sebelum mengikuti pembelajaran, para peserta menjalani asesmen untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masing-masing. Proses asesmen tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas βAisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Materi pembelajaran kemudian disesuaikan dengan kebutuhan lansia. Selain materi pengembangan diri dan sosial, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan melalui kerja sama dengan PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Proses pembelajaran menghadirkan pemateri dari berbagai unsur, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, hingga unsur Pimpinan Daerah βAisyiyah Kota Yogyakarta.
Semangat para peserta terlihat dari konsistensi kehadiran selama 10 kali pertemuan. Rangkaian pembelajaran tersebut kemudian ditutup dengan kegiatan outing class sebelum akhirnya para peserta mengikuti prosesi wisuda.
Wisuda Berlangsung Bersamaan dengan Konsolidasi Antar Cabang
Prosesi wisuda angkatan pertama Sekolah Lansia Farahhayya dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan konsolidasi antar cabang βAisyiyah se-Kota Yogyakarta pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Mewakili Pimpinan Daerah βAisyiyah Kota Yogyakarta, Wuri Astuti menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi kali ini terasa istimewa karena dirangkaikan dengan prosesi wisuda angkatan pertama Sekolah Lansia Farahhayya.
βPertemuan antar cabang se-Kota kali ini sangat spesial karena berbarengan dengan prosesi wisuda dari Sekolah Lansia Farahhayya,β ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Majelis Kesejahteraan Sosial, pengurus, pengelola, serta seluruh wisudawati yang telah mengikuti rangkaian kegiatan hingga berhasil menyelesaikan angkatan pertama.
Kepala Sekolah Apresiasi Semangat Para Wisudawati
Kepala Sekolah Lansia Farahhayya, Niken Pamularsih, S.TP., menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Daerah βAisyiyah dan Majelis Kesejahteraan Sosial yang senantiasa memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sekolah lansia.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh wisudawati yang dinilai selalu menunjukkan kegembiraan, semangat, dan ketekunan dalam mengikuti setiap pertemuan.
Niken berpesan agar para wisudawati terus menjaga semangat belajar dan mempererat silaturahmi meskipun rangkaian pembelajaran angkatan pertama telah selesai.
17 Lansia Ikuti Prosesi Wisuda
Sebanyak 17 peserta mengikuti prosesi wisuda angkatan pertama Sekolah Lansia Farahhayya.
Ketua PDA Kota Yogyakarta, Rowiyah, S.Ag., menyematkan selempang kepada para wisudawati. Prosesi tersebut didampingi Wuri Astuti selaku wakil ketua PDA yang membidangi Majelis Kesejahteraan Sosial.
Sementara itu, Ketua MKS PDA Kota Yogyakarta, Umi Hidayati, menyerahkan buku kenangan kepada para peserta sebagai bagian dari prosesi wisuda.
Tidak hanya prosesi kelulusan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah peserta atas berbagai kategori.
Penghargaan peserta tertua diberikan kepada Siti Handaroh. Sementara penghargaan peserta paling disiplin diberikan kepada Tina Handayani, sedangkan penghargaan peserta teraktif diberikan kepada Estuning Rindrati.
Wisudawati Berharap Bisa Melanjutkan ke βS2 dan S3β
Suasana haru dan bahagia terlihat dalam prosesi wisuda. Pesan dan kesan peserta disampaikan oleh Eni Hartati dan Estuning Rindrati.
Eni menyampaikan bahwa mengikuti Sekolah Lansia Farahhayya memberikan banyak manfaat. Selain memperoleh berbagai pengetahuan baru, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas silaturahmi dan membangun kebersamaan.
Sementara itu, Estuning turut menyampaikan pesan melalui pembacaan puisi yang semakin menambah suasana hangat dalam acara wisuda.
Para wisudawati tampak bahagia setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran. Mereka berharap Sekolah Lansia Farahhayya dapat terus berlanjut dan menghadirkan jenjang pembelajaran berikutnya.
Dengan penuh semangat, para peserta bahkan berharap dapat melanjutkan pembelajaran ke βS2β hingga βS3β sebagai simbol semangat untuk terus belajar dan berkarya di usia lanjut.
Kehadiran Sekolah Lansia Farahhayya menunjukkan bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia. Menjadi lansia bukan berarti berhenti bertumbuh, melainkan kesempatan untuk terus menjaga kesehatan, memperluas wawasan, memperkuat silaturahmi, dan menjalani kehidupan dengan penuh makna. (umih)
