
Bacaan Takbir Iduladha Sesuai Tuntunan Muhammadiyah dan Dalilnya
Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Takbir menjadi syiar yang menggema di masjid, musala, hingga rumah-rumah kaum muslimin sebagai tanda rasa syukur atas nikmat dan kebesaran Allah.
Dalam pandangan Muhammadiyah, bacaan takbir Iduladha hendaknya mengikuti tuntunan yang memiliki dasar riwayat yang sahih dari para sahabat Nabi Muhammad SAW. Terdapat beberapa lafaz takbir yang umum diamalkan dan dinilai sesuai dengan tuntunan syariat.
Bacaan Takbir Iduladha Menurut Muhammadiyah
Lafaz takbir yang pertama adalah:
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Latin:
Allahu Akbar, Allahu Akbar, la ilaha illa Allah wa Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil-hamd.
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah.”
Selain itu, terdapat pula bacaan takbir yang lebih singkat:
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا
Latin:
Allahu Akbar, Allahu Akbar, kabiran.
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dengan kebesaran-Nya.”
Dalil Bacaan Takbir
Penggunaan lafaz takbir tersebut didasarkan pada riwayat para sahabat Nabi. Dalam riwayat dari Salman Al-Farisi disebutkan:
“Bertakbirlah dengan ‘Allahu Akbar, Allahu Akbar, kabiran’.”
Sementara itu, riwayat dari Umar bin Khattab dan Abdullah bin Mas’ud menyebutkan bacaan:
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, la ilaha illa Allah wa Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil-hamd.”
Riwayat tersebut disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdul Razzaaq dengan sanad yang dinilai sahih.
Makna Takbir dalam Islam
Takbir bukan sekadar lantunan kalimat yang diucapkan saat Iduladha atau Idulfitri. Kalimat takbir merupakan bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa hanya Allah SWT yang Maha Agung dan Maha Besar di atas segala sesuatu.
Melalui takbir, umat Islam diajak untuk memperkuat rasa syukur, ketundukan, serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Momentum Iduladha juga mengingatkan umat pada keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah dengan penuh keikhlasan.
Karena itu, menghidupkan malam dan hari raya dengan takbir menjadi bagian dari syiar Islam yang dianjurkan untuk diamalkan oleh kaum muslimin.
Simak video lengkap takbiran muhammadiyah di sini.
