DIY Delegasikan Kader Terbaik Ikuti ToT SECARA LPCRPM PP Muhammadiyah

Bagikan

JAKARTA – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendelegasikan 18 kader dari PCM dan PRM terpilih untuk mengikuti Training of Trainer (ToT) Sekolah Cabang Ranting (SECARA) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

- Advertisement -

Kader-kader terpilih yang berasal dari cabang dan ranting Muhammadiyah di berbagai daerah di DIY, yaitu:

  • PCM Kotagede, Kota Yogyakarta
  • PCM Minggir, Sleman
  • PCM Prambanan, Sleman
  • PRM Nitikan, Kota Yogyakarta
  • PRM Nogotirto, Sleman
  • PRM Siraman, Gunungkidul
Artikel Lainnya
1 of 117

Kegiatan ToT SECARA dilaksanakan pada Sabtu–Senin, 22–24 Agustus 2026, bertempat di SMP Muhammadiyah 31 Jakarta, Aula Moch Sjarief, PCM Rawamangun, Jakarta Timur, DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Muhammadiyah dalam menyiapkan fasilitator pengembangan cabang dan ranting yang mampu menggerakkan organisasi hingga tingkat akar rumput.

Menyiapkan Fasilitator Penggerak Muhammadiyah Masa Depan

Muhammadiyah selama ini dikenal sebagai gerakan Islam yang bertumpu pada kekuatan cabang dan ranting. Dari tingkat inilah proses dakwah, pembinaan jamaah, kaderisasi, hingga pelayanan kepada masyarakat berlangsung secara nyata.

Karena itu, keberadaan kader yang memiliki kemampuan sebagai fasilitator pengembangan organisasi menjadi kebutuhan yang sangat penting. Melalui ToT SECARA, para peserta dibekali berbagai materi tentang pengembangan organisasi, strategi pembelajaran, teknik fasilitasi, diskusi kelompok, hingga praktik-praktik penguatan cabang dan ranting yang dapat diterapkan sesuai kondisi daerah masing-masing.

Baca Juga :   Depokan Rebut Status Juara 3 Kotagede Cup 2024

Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan kader yang memahami konsep, tetapi juga mampu menjadi penggerak yang menularkan semangat dan metode pengembangan organisasi kepada cabang dan ranting lainnya.

Menjadi Pionir Pengembangan Cabang dan Ranting

Ketua LPCRPM PWM DIY, Agus Yuliyanto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peserta yang dikirim DIY merupakan hasil seleksi yang ketat dan diharapkan mampu menjadi pionir pengembangan organisasi di wilayahnya masing-masing.

“Kegiatan Sekolah Cabang Ranting (SECARA) ini harus menjadi pemantik bagi PCM dan PRM yang ikut kegiatan untuk menjadi pionir bagi PCM dan PRM lainnya. PCM dan PRM yang mengikuti ini dipilih melalui seleksi yang ketat sehingga kehadirannya harus memberikan warna bagi Muhammadiyah masa depan,” ujarnya.

Menurut Agus, keterwakilan PCM dan PRM tersebut menunjukkan bahwa DIY memiliki banyak cabang dan ranting unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional. Masing-masing memiliki keunggulan, pengalaman, dan potensi yang dapat menjadi contoh pengembangan organisasi Muhammadiyah ke depan.

Masa Depan Muhammadiyah Ada di Tangan Generasi Muda

Lebih lanjut, Agus Yuliyanto menilai bahwa gambaran Muhammadiyah masa depan dapat dilihat dari para pemuda yang mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan kader-kader yang nantinya akan menjadi motor penggerak organisasi di berbagai level kepemimpinan.

“PCM dan PRM perwakilan DIY ini menunjukkan bahwa DIY mampu bersaing dan menunjukkan keunggulannya masing-masing. Gambaran PCM dan PRM masa depan tergambarkan oleh pemuda yang mengikuti kegiatan ini, sehingga di tangan generasi pemuda inilah masa depan Muhammadiyah dititipkan,” tambahnya.

Melalui ToT SECARA, diharapkan lahir fasilitator-fasilitator muda yang mampu memperkuat cabang dan ranting Muhammadiyah, menghadirkan inovasi dalam pembinaan jamaah, serta memastikan keberlanjutan gerakan Muhammadiyah hingga generasi mendatang.

Baca Juga :   Khitan Ceria Gratis Lazismu Kotagede Wujudkan Teologi Al-Ma'un

Bagikan

Leave a Reply