Lazismu Kotagede Bersama MKS PCA Kotagede Salurkan Daging DAM Haji kepada 128 Fakir Miskin

Bagikan

Kotagede- Lazismu Kotagede bersama MKS PCA Kotagede menyalurkan daging DAM (denda) haji kepada masyarakat dhuafa di wilayah Kotagede pada Senin, 1 Juni 2026. Penyaluran ini merupakan bagian dari distribusi serentak se-Kota Yogyakarta yang dikoordinasikan oleh berbagai lembaga pengelola amanah ibadah haji.

- Advertisement -

Hewan DAM haji sebelumnya telah disembelih pada Hari Raya Idul Adha di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Cebongan oleh KBIHU Aisyiyah Kota. Setelah proses penyembelihan, daging DAM kemudian didistribusikan ke masing-masing wilayah penerima manfaat, termasuk Lazismu Kotagede yang mendapatkan jatah sebanyak 20 ekor hewan DAM atau setara dengan 80 potong daging.

Dalam pelaksanaannya, distribusi sempat mengalami keterlambatan. Daging DAM yang dijadwalkan tiba di titik sentral pukul 09.00 WIB baru tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Meski demikian, tim segera melakukan pengangkutan menuju Mushola Aisyiyah Kotagede untuk dilakukan proses lanjutan bersama MKS PCA Kotagede, yakni pencacahan ulang dan penimbangan ulang sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Artikel Lainnya
1 of 114

Satu ekor kambing DAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu kaki kanan, kaki kiri, dada, dan sampil. Dari total 80 potong yang diterima, daging kemudian dipotong kembali menjadi bagian lebih kecil dan ditimbang menjadi paket-paket distribusi. Setiap paket berisi sekitar 10 ons daging DAM haji.

Penyaluran dilakukan kepada 128 penerima manfaat yang terdiri dari fakir miskin, lansia dhuafa, dan anak yatim di wilayah Kotagede. Distribusi mencakup 16 ranting, di mana masing-masing ranting menerima 8 bungkus paket daging DAM.

Baca Juga :   Pengenalan Bakesos di Tingkat Daerah Sebagai Langkah Awal Persiapan Pendirian Bakesos

Sebagai bagian dari proses administrasi dan pelaporan, setiap penerima manfaat juga diminta menyerahkan fotokopi KTP/KK serta dokumentasi foto penerimaan bantuan.

Program distribusi daging DAM haji ini disebut sebagai salah satu model penyaluran yang relatif baru di Indonesia dan dikelola oleh Lazismu pada tahun 2026 / 1447 H. Landasan syariah pelaksanaan ini merujuk pada Al-Qur’an Surat Al-Hajj ayat 28 yang menegaskan perintah untuk memakan sebagian hasil sembelihan dan memberikannya kepada kaum fakir.

Selain itu, kebijakan ini juga merujuk pada Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang dikeluarkan pada Maret 2026 tentang pengalihan penyembelihan dan distribusi DAM ke tanah air. Fatwa tersebut merupakan hasil kajian panjang selama kurang lebih empat tahun yang memperbolehkan pelaksanaan distribusi DAM dilakukan di Indonesia.

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah bersama Muhammadiyah menegaskan bahwa skema ini bertujuan untuk memperkuat kemaslahatan umat melalui pemerataan konsumsi daging, pengurangan ketimpangan gizi, serta pemberdayaan peternak lokal. Sementara itu, Aisyiyah melalui KBIHU Aisyiyah Kota turut berperan dalam proses penyembelihan di RPH Cebongan.

Lazismu sendiri diamanahi untuk mendistribusikan daging DAM dan kurban karena dinilai mampu mengelola penyaluran secara profesional, transparan, dan tepat sasaran dengan pola sentralisasi kebijakan dan desentralisasi pelaksanaan.

Pemilihan MKS PCA Kotagede sebagai mitra penyaluran juga didasarkan pada keunggulan data mustahik yang telah terverifikasi, kedekatan dengan masyarakat, serta pengalaman dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sehingga mendukung ketepatan sasaran distribusi.

“Alhamdulillah berjalan lancar, namun ini baru pertama kali sehingga masih perlu evaluasi,” ujar Siti Djasmaniyah dari MKS PCA Kotagede.

Sementara itu, Kepala Kantor Lazismu Kotagede, Luh Gede Winda Asthita Dewi, menyampaikan bahwa penyaluran berjalan dengan baik dan penuh keberkahan.
“Alhamdulillah daging DAM telah diterima dan disalurkan kepada 128 lansia dhuafa dan anak yatim dhuafa se-Kotagede. Semoga keberkahan selalu menyelimuti kita dan Allah menerima setiap amal kebaikan kita,” ujarnya.

Baca Juga :   Pengajian Aisyiyah Ranting Alun-Alun Selatan bersama Anak Yatim dan Anak Asuh

Dengan terselenggaranya program ini, Lazismu Kotagede bersama MKS PCA Kotagede berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dalam penyaluran amanah umat secara lebih baik di tahun-tahun mendatang.(Luh)


Bagikan

Leave a Reply