
Sekolah Lansia Farahayya Tutup Pertemuan Tatap Muka dengan Outing Class Penuh Keceriaan di Imogiri
Sekolah Lansia Farahayya yang dikelola oleh PDA Kota Yogyakarta kembali menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi para peserta lansia. Setelah menyelesaikan sembilan kali pertemuan dengan beragam materi pembelajaran, kegiatan tatap muka ditutup melalui outing class yang berlangsung di Lembah Sorory, Pelemadu, Imogiri, Bantul, pada Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Sekolah Lansia Farahayya untuk mewujudkan lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan bahagia dalam menjalani masa tua. Selama proses pembelajaran, pengurus dan pengelola sekolah senantiasa didampingi oleh Majelis Kesejahteraan Sosial dalam menghadirkan berbagai aktivitas yang edukatif sekaligus menyenangkan.
Perjalanan menuju lokasi dimulai dari Panti Asuhan Yatim Putra Lowanu, yang selama ini menjadi tempat penyelenggaraan pembelajaran. Sejak keberangkatan, suasana penuh keakraban dan canda tawa sudah terasa di antara para peserta, pengurus, dan pengelola.
Sesampainya di Lembah Sorory, para peserta menikmati suasana alam yang asri. Banyak di antara mereka mengaku terkesan dengan lokasi yang dinilai cocok sebagai destinasi rekreasi bersama keluarga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir pagi sebagai bentuk penguatan spiritual, kemudian dilanjutkan laporan singkat dari Kepala Sekolah Lansia Farahayya, Niken, mengenai perjalanan pembelajaran angkatan pertama.
Permainan Latih Konsentrasi dan Kebersamaan
Suasana semakin semarak saat peserta mengikuti berbagai permainan yang dipandu oleh Yundaru, pengurus bidang Pengembangan Diri. Beragam permainan edukatif seperti berhitung, bernyanyi, dan gerakan koordinasi dilakukan untuk melatih daya ingat, konsentrasi, serta kekompakan para lansia.
Kegiatan tersebut membuktikan bahwa para peserta masih memiliki semangat dan kemampuan konsentrasi yang sangat baik. Gelak tawa dan antusiasme mewarnai setiap sesi permainan, sejalan dengan moto Sekolah Lansia Farahayya:
“Hidup hanya sekali, mari menua dengan penuh arti.”
Melalui aktivitas sederhana namun bermakna, para peserta diajak menikmati proses penuaan dengan penuh kebahagiaan, semangat, dan kebersamaan.
Senam Lansia hingga Terapi Gerak di Dalam Air
Setelah permainan, kegiatan dilanjutkan dengan senam lansia yang dipandu Emi bersama tim dari Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga. Gerakan senam disesuaikan dengan kondisi fisik peserta sehingga dapat diikuti dengan nyaman dan aman.
Selain meningkatkan kebugaran, senam juga bertujuan menjaga kesehatan, memperkuat semangat hidup, serta memberikan rasa bahagia bagi para lansia.
Keunikan outing class kali ini adalah adanya sesi senam di dalam air. Memanfaatkan kolam renang yang tersedia di lokasi, peserta tidak diajak berenang, melainkan melakukan latihan gerak ringan di dalam air yang bermanfaat untuk melatih persendian, terutama lutut yang sering menjadi keluhan pada usia lanjut.
Suasana penuh kegembiraan terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta tampak menikmati setiap momen, bahkan banyak yang mengaku merasa kembali seperti anak-anak karena dapat bergerak, tertawa, dan beraktivitas bersama.
Persiapan Menuju Program Lanjutan
Usai seluruh rangkaian kegiatan, peserta mengikuti sesi silaturahmi dan diskusi santai bersama pengurus serta pengelola. Dalam kesempatan tersebut dibahas rencana keberlanjutan pembelajaran setelah prosesi wisuda angkatan pertama.
Mayoritas peserta berharap Sekolah Lansia Farahayya tetap berlanjut melalui program lanjutan atau jenjang berikutnya. Berbagai masukan juga disampaikan melalui Google Form sebagai bahan evaluasi dan penyusunan program pembelajaran selanjutnya.
Harapannya, Sekolah Lansia Farahayya PDA Kota Yogyakarta dapat terus berkembang sebagai wadah pembelajaran sepanjang hayat yang memberikan manfaat nyata bagi para lansia, sehingga mereka dapat menjalani masa tua secara sehat, produktif, mandiri, dan penuh kebahagiaan. (umih)
