UMY Gelar Pelatihan Bahasa Inggris bagi Orang Tua di PRA Tegalgendu untuk Perkuat Literasi Keluarga

Bagikan

Kotagede – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, tim dosen yang terdiri dari Eko Purwanti, S.Pd., M.Hum., Ph.D. dan Maryam Sorohiti, S.S., M.H.Sc. menyelenggarakan pelatihan bahasa Inggris bagi para ibu yang tergabung dalam Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tegalgendu, Kotagede.

- Advertisement -

Program yang mengusung tema “English for Parents: Penguatan Literasi Bahasa Inggris Keluarga untuk Mendampingi Anak Belajar” ini dilaksanakan selama delapan pertemuan, mulai Januari hingga Maret 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY.

Ketua tim pengabdian, Eko Purwanti, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan literasi bahasa Inggris di lingkungan keluarga sehingga para orang tua memiliki kepercayaan diri yang lebih besar dalam mendampingi anak belajar di rumah.

Artikel Lainnya
1 of 61

“Melalui program ini, para orang tua diharapkan mampu memahami dan menggunakan bahasa Inggris sederhana yang sering dijumpai dalam proses pembelajaran anak, sehingga dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal,” ujar Eko.

Program ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan nyata para ibu anggota PRA Tegalgendu yang selama ini memiliki keterbatasan kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan bahasa Inggris. Di sisi lain, anak-anak mereka semakin sering berinteraksi dengan materi pembelajaran yang menggunakan bahasa Inggris, baik di sekolah maupun melalui media digital.

Baca Juga :   Sambut 1 Muharam 1447 H, PCM Kotagede Gaungkan Dakwah Kultural

PRA Tegalgendu dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena merupakan salah satu ranting ‘Aisyiyah di wilayah Kotagede dengan jumlah anggota yang relatif sedikit dibandingkan ranting lainnya. Selain itu, sebagian anggotanya merupakan orang tua tunggal yang harus membagi waktu antara pekerjaan, urusan rumah tangga, dan pendampingan pendidikan anak. Kondisi tersebut mendorong tim pengabdian untuk menghadirkan pelatihan yang sederhana, praktis, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelatihan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Materi yang diberikan meliputi kosakata bahasa Inggris sehari-hari, ungkapan sederhana untuk berkomunikasi dengan anak, cara memahami instruksi dasar dalam tugas sekolah, hingga pemanfaatan media digital edukatif sebagai sarana pendukung belajar di rumah.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMY semester III sebagai instruktur pendamping. Selain itu, pelaksanaan program mendapat dukungan dari mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Tegalgendu.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga diajak mengikuti berbagai aktivitas praktik seperti latihan pengucapan (pronunciation), percakapan sederhana, permainan edukatif, serta simulasi pendampingan belajar anak. Pendekatan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual membuat peserta lebih mudah memahami materi dan menghubungkannya dengan pengalaman sehari-hari sebagai orang tua.

Menurut tim pengabdian, peningkatan kemampuan bahasa Inggris orang tua tidak hanya membantu anak dalam menyelesaikan tugas sekolah, tetapi juga memperkuat keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan. Orang tua yang lebih percaya diri akan lebih aktif mendampingi dan memotivasi anak, sehingga tercipta lingkungan belajar yang positif dan nyaman di rumah.

Sebagai luaran program, tim pengabdian juga menghasilkan berbagai media pembelajaran sederhana yang dapat digunakan secara mandiri oleh peserta setelah pelatihan berakhir. Media tersebut antara lain kartu kosakata, lembar latihan praktis, dan panduan belajar keluarga. Dengan demikian, manfaat program tidak berhenti saat pelatihan selesai, tetapi dapat terus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :   PCM Kotagede Terima Amanah Kelola Tanah Hibah untuk Kemaslahatan Umat

Melalui program English for Parents, UMY berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat literasi keluarga, meningkatkan kapasitas perempuan, serta membangun lingkungan pendidikan yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman. (eko,umih)


Bagikan

Leave a Reply